PARADAPOS.COM - Bupati Sukabumi Asep Japar memberikan apresiasi tinggi terhadap program bedah rumah yang digagas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas). Program ini dinilai sangat bermanfaat bagi warga kurang mampu di wilayahnya. Acara peresmian berlangsung di Lapas Warungkiara, Sukabumi, pada Rabu (10/6/2026). Sebanyak 24 unit rumah telah direnovasi dan tersebar di berbagai daerah di Indonesia, termasuk lima unit di Warungkiara.
Apresiasi untuk Program Kemanusiaan
Dalam sambutannya, Asep Japar menekankan bahwa program ini bukan sekadar proyek fisik. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendukung pembinaan warga binaan secara lebih humanis dan berkelanjutan, serta mempererat hubungan kekeluargaan warga binaan sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial," ujarnya di hadapan para hadirin.
Ia meyakini program yang masuk dalam Asta Cita tersebut mampu mewujudkan masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera. Bedah rumah, lanjutnya, menjadi salah satu bentuk penguatan sumber daya manusia, peningkatan ketahanan pangan, serta pemerataan kesejahteraan sosial.
Dukungan untuk Pembinaan yang Lebih Luas
Program ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik rumah. Asep menjelaskan bahwa inisiatif tersebut juga berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, pembangunan sosial, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan.
"Salah satu bentuk dukungan program nasional tersebut adalah melalui pelaksanaan program pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, pembangunan sosial, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan," imbuhnya.
Ia berharap program bedah rumah tidak berhenti sebagai seremoni belaka. Asep menginginkan warganya bisa lebih produktif dan sejahtera ke depannya.
"Kami berharap program yang diresmikan hari ini tidak hanya sebagai kegiatan seremonial semata, namun menjadi awal dari penguatan ekosistem pembinaan yang lebih humanis, produktif, dan berkelanjutan," tegasnya.
Komitmen Pemerintah Daerah
Asep Japar menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen penuh mendukung program sosial dari Kementerian Imipas. Terlebih, program ini langsung menyentuh kebutuhan dasar warganya.
Suasana di Lapas Warungkiara pagi itu terasa hangat. Para penerima manfaat tampak antusias menyambut rumah baru mereka yang lebih layak huni. Dinding-dinding yang sebelumnya retak kini telah diperbaiki, atap yang bocor diganti, dan lantai tanah diubah menjadi semen.
Sumber Dana dari Hasil Panen Raya
Menteri Imipas Agus Andrianto menjelaskan bahwa bansos bedah rumah ini didanai dari sebagian hasil panen raya di Lapas Cirebon pada Januari lalu. Program ini bertujuan agar rumah-rumah warga menjadi layak huni.
"Kegiatan bakti sosial dalam bentuk bedah rumah sebenarnya sudah dilaksanakan, ada 24 unit yang sudah dibangun. 6 unit di Jawa Timur di Lapas IIB Tuban, Warung Kiara ada 5 unit, Situbondo ada 3 unit, Penyabungan ada 3 unit, Trenggalek 1 unit, Batusangkar 1 unit, Amuntai 1 unit, Palembang 3 unit, dan Muara Sabak Jambi 3 unit," papar Agus dalam sambutannya.
Distribusi bantuan ini menunjukkan bahwa program tidak terpusat di satu wilayah saja. Pemerintah berupaya meratakan pembangunan dan kesejahteraan sosial hingga ke pelosok negeri.
Artikel Terkait
Indonesia U-19 Tantang Australia di Semifinal Piala AFF, Nova Arianto Minta Pemain Tak Gentar
Said Iqbal Resmi Jadi Penasihat Khusus Presiden, Feri Amsari Kritik Potensi Tumpang Tindih Kewenangan
Harga Tiket Pesawat Melambung, Insentif PPN Tak Mampu Bendung Dampak Kenaikan Avtur
Wali Kota Makassar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Tegaskan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan Pembangunan