PARADAPOS.COM - Aktris Davina Karamoy mengaku sempat menerima uang saku dari Hanania Travel, namun seluruh dana tersebut telah dikembalikan kepada penyidik Polda Metro Jaya. Pengakuan ini disampaikan usai ia menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah yang menjerat biro perjalanan umrah tersebut pada Kamis, 18 Juni 2026.
Pemeriksaan berlangsung di Mapolda Metro Jaya, dan Davina datang memenuhi panggilan penyidik. Suasana di ruang pemeriksaan tampak berlangsung kondusif. Usai diperiksa, ia menyampaikan keterangannya dengan nada tenang.
"Alhamdulillah lancar. Ada beberapa pertanyaan dan sudah terjawab semua, sudah selesai," ujar Davina.
Ia kemudian menjelaskan bentuk kerja samanya dengan Hanania Travel. Menurutnya, pola kemitraan yang ia jalani tidak berbeda dengan sejumlah publik figur lain yang pernah diberangkatkan untuk umrah oleh biro perjalanan tersebut.
"Sama seperti yang lain. Memang saya mendapat uang saku," katanya.
Menariknya, meskipun Davina berangkat umrah bersama seluruh anggota keluarganya, ia menegaskan bahwa uang saku hanya diterima oleh dirinya pribadi. Karena itu, saat diminta mengembalikan dana tersebut kepada penyidik, nominal yang ia setorkan hanya sebatas apa yang ia terima secara langsung.
"Aku sekeluarga berangkat, tapi yang menerima hanya aku. Jadi yang aku kembalikan hanya yang aku dapat," ujarnya.
Awal Mula Kenal dengan Hanania Travel
Davina mengungkapkan bahwa ia pertama kali mengenal Hanania Travel setelah dihubungi oleh seorang karyawan bernama Adit. Sebelum memutuskan bekerja sama, ia melakukan penelusuran mandiri melalui akun Instagram resmi biro perjalanan tersebut.
"Aku ditawari sama Kak Adit, terus dikasih Instagram Hanania. Aku lihat banyak review dan beberapa teman artis juga sudah berangkat. Waktu itu memang pas aku ingin umrah, akhirnya kerja sama," tuturnya.
Ia mengaku sempat melihat berbagai ulasan dari pengguna jasa sebelumnya, termasuk testimoni dari sejumlah artis yang telah lebih dulu menggunakan layanan perjalanan tersebut. Hal itu menjadi salah satu pertimbangannya sebelum akhirnya sepakat untuk menjalin kerja sama.
Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih terus mendalami kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah yang melibatkan Hanania Travel. Davina sendiri berharap proses hukum berjalan transparan dan semua pihak yang dirugikan mendapatkan keadilan.
Artikel Terkait
BI Waspadai Tekanan Inflasi dari Kenaikan Harga Energi Global dan Ancaman El Nino
Menlu RI di KTT ASEAN-Rusia: Dorong Kerja Sama Energi-Pangan dan Soroti Palestina
PT KBI Resmikan Gudang SRG Berbasis Rel di Gedebage, Integrasikan Logistik Komoditas dengan Kereta Api
Presiden Prabowo Panggil Direksi Himbara, Minta Bank BUMN Jadi Motor Penggerak Ekonomi Nasional