Pemerintah Targetkan 141.000 Unit Rusun Subsidi di Meikarta untuk MBR

- Selasa, 30 Juni 2026 | 11:00 WIB
Pemerintah Targetkan 141.000 Unit Rusun Subsidi di Meikarta untuk MBR
PARADAPOS.COM - Pemerintah terus mendorong penyediaan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Proyek ini dikelola oleh Danantara Housing dan akan dibangun di atas lahan hibah yang telah disiapkan. Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa proyek ini tidak hanya mencakup pembangunan fisik, tetapi juga skema pembiayaan yang melibatkan perbankan agar cicilan tidak memberatkan MBR. Rencananya, total sekitar 141.000 unit hunian akan disediakan dari tiga lokasi lahan yang telah ditetapkan.

Lahan Hibah untuk Hunian Layak

Lahan hibah di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, menjadi fondasi utama proyek ini. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait sebelumnya menegaskan bahwa lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun hunian yang layak huni dan terjangkau bagi rakyat. Kawasan ini dipilih karena berada di dekat pusat ekonomi dan industri, sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat pekerja memiliki tempat tinggal yang dekat dengan lokasi kerja mereka. Proyek ini merupakan salah satu hunian vertikal terbesar yang pernah direncanakan. Dengan kapasitas mencapai 141.000 unit dari tiga lokasi berbeda, pemerintah optimistis langkah ini akan mengurangi kesenjangan akses hunian bagi MBR.

Skema Pembiayaan yang Tidak Memberatkan

Rosan Roeslani menjelaskan bahwa Danantara Housing akan bertindak sebagai pelaksana pembangunan sekaligus penyedia skema pembiayaan. Pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan perencanaan, target, dan implementasi berjalan tepat waktu. "Kita ada nanti Danantara Housing yang akan membangun. Dan juga tentunya kalau pembiayaannya dengan pihak perbankan. Dan ini yang paling penting, kita juga akan menghitung berapa pastinya agar bisa cicilan ini tidak memberatkan dan benar-benar bisa dilakukan oleh masyarakat berpenghasilan rendah," ujar Rosan di Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026. Ia menambahkan bahwa fokus utama bukan hanya pada pembangunan perumahan, tetapi juga pada akses finansial bagi MBR. "Dan tidak hanya mulai dari segi pembangunan perumahan tersebut, tapi kita pun melakukan pembiayaan, baik pembiayaan untuk proyek itu sendiri (maupun) juga tentunya pembiayaan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, agar bisa mendapatkan akses finansialnya dari pihak perbankan," jelasnya.

Koordinasi dan Target Pembangunan

Sebagai langkah awal, Danantara telah menjalin kerja sama dengan pihak perbankan untuk menyiapkan skema kredit yang sesuai dengan kemampuan MBR. Perhitungan cicilan akan dilakukan secara cermat agar tidak membebani penghuni. Pemerintah menargetkan proses akad rusun Meikarta dapat dimulai pada akhir 2026. Proyek ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan hunian di kawasan industri Bekasi. Dengan lokasi yang strategis dan dukungan pembiayaan yang terstruktur, pemerintah berharap MBR dapat memiliki rumah layak tanpa harus terjebak dalam cicilan yang berat.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar