PARADAPOS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan rencana pembangunan 11 rumah susun (rusun) baru di berbagai wilayah ibu kota. Langkah ini diambil untuk menjawab keresahan para pengantin muda yang kesulitan mendapatkan hunian layak di Jakarta. Pembangunan tersebut telah dianggarkan dalam APBD, dengan dua lokasi prioritas di Cilincing dan Rorotan, Jakarta Utara, yang masing-masing akan menyediakan 200 hingga 250 unit hunian.
Fokus pada Kebutuhan Pengantin Muda
Pramono menyampaikan bahwa program ini lahir dari keprihatinan terhadap generasi baru yang ingin memulai rumah tangga di tengah mahalnya harga properti di Jakarta. "Pembangunan rumah susun ini juga akan bisa menjawab kegelisahan terutama bagi para pengantin muda untuk punya rumah di Jakarta," ujarnya di Jakarta Barat pada Kamis, 2 Juni 2026.
Ia menambahkan, dua rusun yang akan segera dibangun berlokasi di Marunda Klaster C, Cilincing, dan Rorotan IX. "Sehingga di Marunda dan Rorotan itulah yang menjadi prioritas," jelasnya.
Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat
Untuk sembilan rusun sisanya, Pramono mengungkapkan bahwa pembangunannya akan dikerjakan bersama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). "Sembilan rusun lagi yang dibangun bersama-sama antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah DKI Jakarta di Jakarta," tuturnya.
Daftar 11 Lokasi Rusun Baru
Berikut adalah lokasi-lokasi yang telah ditetapkan untuk pembangunan rusun baru:
1. Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara
2. Marunda Cluster C, Cilincing, Jakarta Utara
3. Komarudin, Cakung, Jakarta Timur
(Informasi mengenai lokasi lainnya akan diumumkan secara bertahap oleh pihak terkait.)
Editor: Wahyu Pradana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Pemerintah Siap Luncurkan B50, Harga Patokan Rp6.800 Per Liter di Jakarta
Presiden Belarus Disambut Prabowo di Istana Merdeka, Fokus Kerja Sama Pangan dan Energi
Presiden Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026-2030
Sidang Perdana Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Tolak Tawaran Damai