BPJS Kesehatan Catat 282,7 Juta Peserta JKN per Akhir 2025, Capai 98,62 Persen Penduduk

- Kamis, 02 Juli 2026 | 11:50 WIB
BPJS Kesehatan Catat 282,7 Juta Peserta JKN per Akhir 2025, Capai 98,62 Persen Penduduk
PARADAPOS.COM - JAKARTA. BPJS Kesehatan mencatat jumlah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 282,7 juta jiwa per akhir 2025, setara dengan 98,62 persen dari total penduduk Indonesia. Angka ini meningkat dari 278,1 juta peserta pada tahun sebelumnya. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengungkapkan bahwa setiap hari hampir dua juta orang memanfaatkan layanan kesehatan, dengan total kunjungan sepanjang tahun mencapai 725,3 juta. Capaian ini menunjukkan tingginya kepercayaan dan ketergantungan masyarakat terhadap program jaminan kesehatan nasional.

Peserta Bertambah, Kepercayaan Masyarakat Menguat

Prihati menjelaskan bahwa kenaikan jumlah peserta mencerminkan semakin kuatnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Program JKN sebagai jaminan pembiayaan layanan kesehatan. Ia menekankan bahwa program ini kini menjadi tulang punggung akses kesehatan bagi hampir seluruh warga negara. "Ini artinya 98,62 persen penduduk Indonesia telah terdaftar menjadi peserta JKN," ucap Prihati di Kantor Jakarta pada Kamis, 2 Juli 2026.

Lebih dari 725 Juta Kunjungan Sepanjang 2025

Tingginya angka kepesertaan berbanding lurus dengan pemanfaatan layanan. Sepanjang 2025, tercatat 725,3 juta kunjungan ke fasilitas kesehatan. Jumlah ini melonjak signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 673,9 juta kunjungan. "Artinya, setiap hari terdapat lebih dari 1,99 juta pemanfaatan layanan kesehatan. Jika dilihat berdasarkan segmen peserta, sekitar 38 persen merupakan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)," terangnya.

Jaringan Faskes dan Penunjang Terus Diperluas

Meningkatnya penggunaan layanan kesehatan diikuti dengan perluasan jaringan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Langkah ini diambil untuk memperkuat akses pelayanan, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Hingga akhir 2025, sebanyak 23.770 fasilitas kesehatan, baik rumah sakit maupun puskesmas, telah menjadi mitra BPJS Kesehatan. Jaringan tersebut juga diperkuat oleh 6.190 fasilitas kesehatan penunjang, 4.938 apotek, serta 1.252 optik yang tersebar di berbagai daerah.

Total Klaim Capai Rp191 Triliun

Sepanjang 2025, total pembayaran klaim layanan kesehatan mencapai Rp191,33 triliun. Angka ini meningkat dari Rp176,11 triliun pada tahun 2024. Lonjakan klaim ini menunjukkan bahwa semakin banyak peserta yang benar-benar menggunakan haknya atas layanan kesehatan yang dijamin oleh program JKN.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar