PARADAPOS.COM - Rombongan redaksi Metro TV melakukan pertemuan dengan jajaran Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kantor kementerian pada hari ini. Audiensi ini bertujuan untuk menjajaki sinergi konkret guna mendorong UMKM nasional agar naik kelas. Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza, didampingi Sekretaris Kementerian Loto Srinaita Ginting dan Kepala Biro Humas Irwansyah, menyambut langsung kunjungan tersebut. Diskusi berfokus pada kolaborasi antara pemerintah dan media massa untuk meningkatkan status pelaku UMKM lokal.
Kontribusi Besar UMKM dan Tantangan Struktural
Dalam pemaparannya, Helvi Yuni Moraza menyoroti peran vital sektor UMKM terhadap perekonomian nasional. Sektor ini menyumbang 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan 16 persen terhadap ekspor nonmigas. Namun, di balik angka tersebut, terdapat ketimpangan struktur usaha yang cukup tajam.
“Komposisi pelaku usaha saat ini masih timpang karena 96 persen UMKM di Indonesia berskala mikro,” ungkapnya.
Kondisi ini menjadi perhatian serius. Menurutnya, untuk mengatasi ketimpangan tersebut, usaha menengah membutuhkan fasilitas dan koneksi yang memadai ke perusahaan besar. Langkah ini dinilai penting agar mereka mampu bertransformasi menjadi industri yang siap bersaing di pasar global. Suasana diskusi berlangsung hangat, dengan kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai solusi yang aplikatif.
Solusi Strategis Lewat 'Juragan Jaman Now'
Merespons tantangan itu, Metro TV menawarkan dukungan melalui program televisi 'Juragan Jaman Now'. Program ini dirancang sebagai wadah bagi pelaku UMKM lokal untuk mempresentasikan produk dan model bisnis mereka di hadapan publik.
Melalui 'Juragan Jaman Now', pelaku UMKM akan dipertemukan langsung dengan para investor dan pengusaha besar. Kolaborasi ini diharapkan menciptakan kerja sama bisnis jangka panjang yang mampu mengubah UMKM kelas menengah menjadi industri berskala besar yang kompetitif. Helvi menyambut baik inisiatif tersebut, seraya menekankan pentingnya peran media sebagai jembatan antara pelaku usaha dan pasar yang lebih luas.
Editor: Rico Ananda
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Pria di Lampung Timur Tewas Ditembak Tetangga Gegara Undangan Hajatan Tak Sesuai Pesan
AHY Tegaskan Kolaborasi Pusat-Daerah Kunci Wujudkan Kota Tangguh dan Modern
Pria di Samarinda Tikam Mantan Rekan Kerja karena Dendam Ucapan Bau Kentut
Kejagung Limpahkan Berkas Oknum TNI Aktif Tersangka Korupsi Motor Listrik Rp1 Triliun di Program Makan Bergizi Gratis