Indonesia Kirim Dubes di Teheran Wakili Negara dalam Pemakaman Ayatollah Khamenei

- Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:25 WIB
Indonesia Kirim Dubes di Teheran Wakili Negara dalam Pemakaman Ayatollah Khamenei

PARADAPOS.COM - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, menyampaikan apresiasi atas undangan Iran untuk turut serta dalam rangkaian pemakaman Ayatollah Ali Khamenei yang berlangsung sejak Jumat hingga 9 Mei mendatang. Sebagai bentuk partisipasi, Indonesia menunjuk Duta Besar RI di Teheran untuk mewakili negara dalam prosesi penghormatan terakhir bagi pemimpin tertinggi Iran yang tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.

Keputusan ini diumumkan langsung oleh juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, dalam keterangan tertulis yang diterima awak media pada Sabtu, 4 Juli 2026. "Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah RI telah menyampaikan bahwa Indonesia akan diwakili oleh Duta Besar RI di Teheran," ujarnya.

Menurut Yvonne, Iran telah menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah RI yang secara resmi menunjuk Dubes RI di Tehran untuk mewakili Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Rabu lalu, Iran telah memberitahukan kepada seluruh perwakilan diplomatik di negaranya bahwa acara penghormatan resmi akan dihadiri oleh pejabat tinggi dari pemerintah pusat.

Kehadiran Dubes RI di Tengah Prosesi Penghormatan

Pada Sabtu pagi waktu Teheran, Dubes RI telah hadir dalam acara penghormatan dan doa bersama bagi jenazah almarhum Ayatollah Ali Khamenei yang disemayamkan di Grand Mosalla, Teheran. Suasana di lokasi tampak khidmat, dihadiri oleh ribuan pelayat yang memadati area kompleks masjid raya tersebut.

Tidak hanya di ibu kota, rangkaian prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei juga berlangsung di berbagai kota di Iran dan Irak. Jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan di kota Mashhad pada 9 Juli mendatang, sebuah kota suci yang menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi Imam Reza, salah satu tokoh penting dalam tradisi Syiah.

Delegasi Internasional Berdatangan

Televisi pemerintah Iran menayangkan kedatangan para kepala negara, pejabat tinggi, dan delegasi asing di Kompleks Imam Khomeini Mosalla, Teheran. Mereka hadir untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan penghormatan terakhir di hadapan jenazah Khamenei.

Peristiwa yang mengguncang geopolitik kawasan ini bermula dari serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut memicu perang selama hampir tiga pekan sebelum kedua negara menyepakati penghentian konflik melalui nota kesepahaman yang dimediasi sejumlah negara kawasan.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam prosesi tersebut. Di antaranya Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev yang bertindak sebagai utusan khusus Presiden Vladimir Putin, Wakil Presiden Turki Cevdet Yilmaz, Presiden Irak Nizar Amidi, Ketua Parlemen Irak Mohammed al-Halbousi, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Ketua Senat Pakistan Yousaf Raza Gillani, dan Panglima Angkatan Darat Pakistan Asim Munir.

Delegasi negara-negara Arab juga memadati lokasi penghormatan. Mereka antara lain Ketua Dewan Syura Qatar Hassan bin Abdullah Al-Ghanim, Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi Waleed Elkhereiji, Ketua Dewan Negara Oman Abdulmalik bin Abdullah Al Khalili, serta Wakil Presiden Yaman Aidarus al-Zoubaidi.

Suasana di Teheran sejak pagi hari terlihat hening namun penuh dengan aktivitas diplomatik. Para pejabat asing berjalan perlahan menuju peti jenazah yang dilapisi kain hitam, sementara warga setempat berbaris di sepanjang jalan untuk mengucapkan selamat jalan bagi pemimpin mereka.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar