PARADAPOS.COM - Sebanyak 72 drone Ukraina dilaporkan berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Rusia di atas wilayah Saint Petersburg pada Sabtu, 4 Juli 2026. Serangan ini menyasar kota kelahiran Presiden Vladimir Putin dan terjadi hanya beberapa hari setelah rentetan rudal Rusia menewaskan sedikitnya 30 warga sipil di Kyiv, ibu kota Ukraina. Meskipun puing-puing drone sempat berjatuhan di area terminal minyak dan kawasan bersejarah, otoritas setempat memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Serangan Balasan yang Semakin Jauh
Dalam beberapa pekan terakhir, pola serangan menunjukkan pergeseran yang jelas. Ukraina semakin agresif menargetkan kota-kota di pedalaman Rusia, jauh dari garis depan pertempuran. Langkah ini dinilai sebagai bentuk balasan langsung atas serangan harian Moskow yang telah berlangsung sejak invasi skala penuh dimulai pada Februari 2022.
Saint Petersburg, yang selama ini relatif aman dari dampak langsung perang, kini mendadak menjadi garda depan baru. Bagi warga setempat, suara sirine dan ledakan di langit kota menjadi pengingat bahwa konflik ini tidak lagi berjarak ribuan kilometer.
Keterangan Resmi dari Pemerintah Daerah
Gubernur Saint Petersburg, Alexander Beglov, memberikan pernyataan resmi melalui akun media sosialnya. Ia menjelaskan secara spesifik lokasi terdampak dari serangan drone tersebut.
"Serangan itu mengenai area terminal minyak di distrik Kirovsk di kota itu. Konsekuensi teknis telah diatasi. Tidak ada korban jiwa," tulis Beglov.
Ia kemudian menambahkan rincian operasi pertahanan udara yang dilakukan pihaknya.
"Pasukan pertahanan udara menembak jatuh 72 UAV, salah satunya jatuh di Peterhof. Tidak ada korban jiwa atau kerusakan," ujarnya.
Peterhof sendiri bukanlah lokasi sembarangan. Kompleks taman dan istana megah itu merupakan peninggalan bersejarah dari masa pemerintahan Tsar Peter I pada abad ke-18, menjadikannya salah satu ikon budaya Rusia yang paling dijaga.
Puing-Puing di Pelabuhan Perbatasan
Sementara itu, kekhawatiran juga muncul dari wilayah utara. Gubernur wilayah Leningrad, Alexander Drozdenko, melaporkan bahwa puing-puing drone ditemukan di sekitar pelabuhan Vysotsk. Lokasi ini berada tepat di utara Saint Petersburg dan berbatasan langsung dengan Finlandia.
"Puing-puing telah dilaporkan di area pelabuhan Vysotsk. Detailnya sedang dikonfirmasi," kata Drozdenko melalui kanal media sosialnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut mengenai kemungkinan kerusakan infrastruktur di pelabuhan tersebut. Tim investigasi masih berada di lokasi untuk mengumpulkan bukti dan memastikan tidak ada ancaman lanjutan.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kepala Bakom: Penetapan TNI dan Polri Aktif Jadi Tersangka Korupsi MBG Bukti Hukum Tak Pandang Bulu
Unair Buka 55 Formasi Dosen Tetap Tahun 2026, Pendaftaran Gratis 30 Juni–19 Juli
Persib Bandung Resmi Rekrut Ragnar Oratmangoen untuk Musim 2026/2027
AHY Ajak Publik Pilih Logo HUT ke-25 Partai Demokrat Lewat Voting Terbuka