PDIP Peringatkan PSI: Jangan Sombong Ingin Ganti Kandang Banteng di Jawa Tengah

- Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:25 WIB
PDIP Peringatkan PSI: Jangan Sombong Ingin Ganti Kandang Banteng di Jawa Tengah

PARADAPOS.COM - Rencana safari politik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang akan berlanjut ke Jawa Tengah memicu reaksi keras dari PDI Perjuangan (PDIP). Menyusul pernyataan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang siap menjadikan Jawa Tengah sebagai 'kandang gajah'—sebutan untuk basis kekuatan elektoral mereka—PDIP melalui politisinya, Guntur Romli, menegaskan agar PSI tidak bersikap sombong. Pernyataan ini muncul di tengah manuver politik Jokowi yang dinilai mulai mengarah pada upaya memperkuat posisi keluarga di panggung politik nasional.

Reaksi PDIP: 'Jangan Sombong Ganti Kandang Banteng'

Guntur Romli, politisi PDIP, dengan tegas menanggapi rencana tersebut. Ia memperingatkan PSI untuk tidak meremehkan basis massa partai berlambang banteng yang sudah mengakar di Jawa Tengah. “Jangan terlalu sombong mau ganti Jateng dari kandang banteng menjadi kandang gajah,” katanya kepada iNews.id, Sabtu (4/7/2026).

Dalam pernyataannya, Guntur mengingatkan pengalaman kontestasi Pemilu 2024 lalu. Menurutnya, meskipun Jokowi saat itu masih menjabat sebagai presiden dan secara terbuka menunjukkan keberpihakannya kepada PSI, partai tersebut tetap gagal melenggang ke Senayan. “Jokowi jadi presiden saja tidak mampu meloloskan PSI tahun 2024 padahal sudah pake tagline PSI Partai Jokowi, apalagi nggak jadi presiden,” ujarnya.

Kritik Terhadap Safari Politik Jokowi

Mantan kader PSI ini juga menyoroti motif di balik rangkaian safari politik yang dilakukan Jokowi. Ia menilai langkah tersebut tidak lagi sekadar silaturahmi politik biasa, melainkan cerminan ambisi kekuasaan yang berpusat pada kepentingan keluarga. “Safari politik Jokowi untuk semakin membuktikan ambisi kekuasaan keluarga Jokowi, demi kepentingan anak-anak dia,” tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi telah memulai safari politiknya dengan mengunjungi Provinsi Lampung. Kunjungan itu disebut-sebut sebagai upaya untuk mendongkrak dukungan terhadap PSI menjelang Pemilu 2029. Di tengah agenda tersebut, Jokowi juga menyempatkan diri menghadiri kegiatan silaturahmi di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Qodiri, Lampung Tengah.

Di hadapan para santri dan masyarakat, Jokowi menegaskan bahwa dirinya tidak berubah meskipun pernah menjabat sebagai Presiden RI. “Aku masih seperti yang dulu, masih orang kampung, masih orang desa. Jadi kalau saya ke Lampung, ke Provinsi Lampung, saya ke sini ya memang dunia saya, lingkungan saya adalah seperti yang tadi saya sampaikan,” ungkapnya di Ponpes Nurul Qodiri, Lampung Tengah, Minggu (28/6/2026).

Pernyataan Jokowi itu seolah ingin menepis anggapan bahwa dirinya telah berubah setelah meninggalkan kursi kepresidenan. Namun, bagi pengamat politik di lapangan, safari ini justru menimbulkan tanda tanya besar tentang arah dukungan dan pengaruh yang masih ia miliki di daerah-daerah basis.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar