PARADAPOS.COM - PT Satu Visi Putra Tbk, yang kini dikenal dengan nama Savitra dan kode saham VISI, baru saja menjalankan aksi korporasi pertamanya setelah diakuisisi oleh pasangan artis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Langkah yang diambil adalah menjual delapan unit gudang yang tersebar di Marunda, Kabupaten Bekasi, hingga Kota Surabaya. Transaksi senilai Rp75 miliar ini bertujuan utama untuk melunasi utang perseroan yang mencapai Rp74,93 miliar. Keputusan ini diumumkan melalui keterbukaan informasi pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Kendali Saham di Tangan Raffi dan Nagita
Kendali atas Savitra dipegang oleh pasangan suami istri ini melalui PT Harmoni Semesta Investasi (HSI). Perusahaan yang berdomisili di Banten itu menguasai 61,85 persen saham VISI. Di dalam HSI, komposisi kepemilikan terbagi dengan Nagita Slavina Mariana Tengker memegang 51 persen, sementara Raffi Farid Ahmad memiliki 49 persen saham.
Alasan di Balik Pelepasan Aset
Manajemen Savitra menilai divestasi aset ini sangat krusial bagi kesehatan keuangan perusahaan. Dengan pelunasan utang yang hampir mencapai angka penuh, perseroan tidak lagi terbebani oleh bunga pinjaman yang sebelumnya mencapai Rp7,53 miliar.
"Seluruh utang yang mencapai Rp74,93 miliar akan lunas setelah transaksi divestasi," demikian bunyi pernyataan resmi manajemen dalam keterbukaan informasi yang dikutip.
Lebih dari sekadar melunasi kewajiban, penjualan gudang-gudang ini juga didorong oleh pertimbangan efisiensi. Aset-aset yang selama ini disewakan dinilai justru menimbulkan biaya tambahan, mulai dari pajak bumi dan bangunan, biaya perawatan, hingga depresiasi.
Dengan melepas aset tersebut, manajemen ingin lebih fokus mengelola aset yang produktif. Ke depannya, jika perusahaan membutuhkan ruang penyimpanan, opsi menyewa gudang sesuai kebutuhan akan diambil sebagai solusi yang lebih ringan secara finansial.
Pembeli Aset dari Surabaya
Seluruh gudang yang dilepas tersebut akan dibeli oleh PT Inti Megah Putra. Perusahaan holding yang berbasis di Surabaya ini dimiliki oleh G. Maximilian Trialdy Gunawan dengan porsi 76 persen dan Varian dengan 24 persen. Manajemen Savitra menegaskan bahwa perusahaan pembeli tidak memiliki afiliasi dengan perseroan, sehingga transaksi ini murni bersifat independen.
Editor: Wahyu Pradana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Solbakken Minta Norwegia Tak Gentar Hadapi Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Prancis Kalahkan Paraguay 1-0 Lewat Penalti Mbappe, Tantang Maroko di Perempatfinal Piala Dunia 2026
Bupati Langkat Kembali Terjaring OTT KPK, Ulangi Nasib Pendahulunya
Philadelphia Peringati 250 Tahun Kemerdekaan AS dengan Pertunjukan Spektakuler Sebelum Laga Piala Dunia 2026