Trump Klaim Peluang Akhiri Perang Rusia-Ukraina Semakin Terbuka di Tengah Serangan Mematikan ke Kyiv

- Selasa, 07 Juli 2026 | 08:25 WIB
Trump Klaim Peluang Akhiri Perang Rusia-Ukraina Semakin Terbuka di Tengah Serangan Mematikan ke Kyiv
PARADAPOS.COM - Washington, 7 Juli 2026 – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa peluang untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina semakin terbuka lebar. Pernyataan ini muncul setelah ia melakukan pembicaraan terpisah dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Trump menyampaikan optimismenya pada Senin, 6 Juli 2026, hanya sehari sebelum Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (KTT NATO) yang dijadwalkan berlangsung di Ankara, Turki.

Optimisme di Tengah Serangan Malam Hari

Meskipun Trump mengklaim bahwa solusi diplomatik sudah di depan mata, situasi di medan perang justru menunjukkan eskalasi. Pada malam yang sama saat pernyataan optimistis tersebut digaungkan, Rusia melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak ke Kyiv serta wilayah sekitarnya. Serangan itu dilaporkan menewaskan sedikitnya 28 orang, menjadi pengingat getir bahwa konflik yang telah berlangsung lebih dari empat tahun ini masih jauh dari kata usai. Trump, dalam pernyataannya kepada wartawan di Ruang Oval, menegaskan bahwa penyelesaian konflik lebih dekat dari perkiraan banyak pihak. "Saya pikir kita sudah jauh lebih dekat daripada yang disadari banyak orang. Presiden Putin ingin perang ini berakhir," ujarnya, dikutip dari media setempat pada Selasa, 7 Juli 2026.

Panggilan 85 Menit di Hari Kemerdekaan

Salah satu momen krusial yang disebut Trump adalah pembicaraannya dengan Putin. Ia mengungkapkan telah melakukan percakapan yang baik dengan pemimpin Rusia tersebut pada perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat, 4 Juli. Menurut seorang ajudan Kremlin, percakapan yang berlangsung selama 85 menit itu diwarnai dengan tawaran Trump untuk membantu mencari jalan menuju perdamaian. Di sisi lain, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan dari Moskow bahwa posisi Amerika Serikat terkait penyelesaian konflik tidak berubah. Pernyataan ini kontras dengan optimisme Trump, menunjukkan bahwa masih ada jarak yang harus ditempuh dalam negosiasi.

Perubahan Perspektif Zelensky

Sementara itu, dari Ukraina, Zelensky memberikan pandangannya. Dalam wawancara dengan Financial Times, ia menilai Trump kini melihat perang dari sudut pandang yang berbeda. Hal ini, menurut Zelensky, terjadi setelah keberhasilan terbaru pasukan Ukraina di medan perang. Trump sendiri mengamini perubahan ini dengan menyebut bahwa Zelensky kini menginginkan perang segera berakhir. "Saya pikir kita akan mengakhirinya. Situasi ini benar-benar mengerikan," kata Trump, menggambarkan urgensi yang ia rasakan.

Menuju KTT NATO di Ankara

Isu Ukraina dipastikan akan menjadi salah satu pembahasan utama dalam KTT NATO pekan ini. Trump berharap bahwa upaya diplomatik yang telah ia rintis dapat menghasilkan kesepakatan konkret untuk mengakhiri konflik. Dengan segala optimisme dan tantangan yang ada, dunia kini menanti apakah pertemuan di Ankara akan menjadi titik balik bagi perdamaian di Eropa Timur. (Keysa Qanita)

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar