PT Agrinas Palma Luncurkan Sistem Pengadaan Digital untuk Tingkatkan Transparansi dan Efisiensi

- Selasa, 07 Juli 2026 | 09:00 WIB
PT Agrinas Palma Luncurkan Sistem Pengadaan Digital untuk Tingkatkan Transparansi dan Efisiensi
PARADAPOS.COM - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) resmi meluncurkan Integrated Procurement System (IPS), sebuah platform digital untuk pengadaan barang dan jasa yang bertujuan meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas perusahaan. Langkah ini diumumkan pada Selasa, 7 Juli 2026, sebagai bagian dari transformasi tata kelola perusahaan BUMN yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit tersebut. Sistem ini mengintegrasikan seluruh tahapan pengadaan, mulai dari perencanaan hingga dokumentasi, sekaligus membuka peluang bagi UMKM dan penyedia lokal untuk berpartisipasi dalam rantai pasok perusahaan.

Transformasi Tata Kelola Melalui Digitalisasi

Peluncuran IPS bukan sekadar proyek digitalisasi biasa. Bagi Agrinas Palma, ini adalah fondasi untuk membangun perusahaan yang lebih profesional, berintegritas, dan berdaya saing. Sistem ini dirancang untuk mempersingkat waktu pengadaan, menciptakan persaingan yang lebih sehat, serta meminimalkan celah intervensi manual yang kerap menjadi sumber masalah di banyak perusahaan. Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara, Mohammad Abdul Ghani, menegaskan bahwa sistem ini adalah bagian dari transformasi menyeluruh. "Integrated Procurement System bukan sekadar digitalisasi proses pengadaan, tetapi merupakan bagian dari transformasi tata kelola perusahaan yang kami bangun. Seluruh proses pengadaan harus berjalan secara transparan, akuntabel, profesional, serta berbasis sistem sehingga meminimalkan ruang intervensi dan memperkuat integritas perusahaan. Setiap keputusan bisnis juga harus berlandaskan prinsip Business Judgement Rule, didukung kajian yang komprehensif, mitigasi risiko, asas kehati-hatian, serta bebas dari benturan kepentingan. Dengan mekanisme yang terbuka, semakin banyak penyedia yang berpartisipasi, termasuk UMKM dan pelaku usaha lokal, maka akan tercipta persaingan yang sehat sehingga perusahaan memperoleh kualitas terbaik dengan biaya yang lebih efisien," ujarnya dalam keterangan tertulis. Menurut Ghani, digitalisasi tata kelola menjadi kunci dalam mendukung penugasan pemerintah di bidang ketahanan pangan dan energi nasional. Ia menambahkan, langkah ini memastikan seluruh aktivitas perusahaan berjalan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi pemangku kepentingan.

Sistem Terintegrasi untuk Efektivitas Pengadaan

Direktur SDM & Umum PT Agrinas Palma Nusantara, Erry Herman, menjelaskan bahwa IPS menghadirkan perubahan signifikan dalam pola pengelolaan pengadaan. Sistem ini tidak hanya mengintegrasikan data, tetapi juga membagi kewenangan secara lebih proporsional antara kantor pusat dan regional. "Melalui Integrated Procurement System, seluruh proses pengadaan menjadi lebih terintegrasi, terdokumentasi, dan dapat dipantau secara real time. Sistem ini juga mengubah pola pengelolaan pengadaan menjadi lebih efektif melalui pembagian kewenangan yang jelas antara kantor pusat dan regional sesuai batas kewenangannya masing-masing. Dengan demikian, proses pengadaan dapat berlangsung lebih cepat, tepat sasaran, transparan, serta tetap berada dalam koridor tata kelola perusahaan yang baik," jelas Erry. Sementara itu, Direktur Kemitraan & Plasma PT Agrinas Palma Nusantara, Seger Budiarjo, menyebut bahwa pengembangan IPS akan dilakukan secara bertahap. Ia optimistis sistem ini akan semakin adaptif terhadap kebutuhan operasional perusahaan yang terus berkembang. "Integrated Procurement System merupakan fondasi transformasi digital pengadaan di Agrinas Palma Nusantara. Pengembangan sistem ini akan terus dilakukan melalui penyempurnaan modul, data, serta fitur pendukung agar semakin adaptif terhadap kebutuhan operasional perusahaan. Kami optimistis sistem yang terintegrasi ini akan menciptakan proses pengadaan yang semakin efektif, efisien, transparan, sekaligus memberikan kemudahan bagi penyedia barang dan jasa, termasuk UMKM dan mitra usaha lokal, untuk berpartisipasi dalam rantai pasok perusahaan," ungkap Seger. Ke depan, Agrinas Palma berencana terus mengembangkan sistem digital terintegrasi untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan, dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah mewujudkan ketahanan pangan dan energi nasional melalui pengelolaan yang modern, profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar