Srikandi Jaga Desa Resmi Dilantik, Perempuan Jadi Garda Depan Pembangunan Desa dan Kelurahan

- Senin, 06 Juli 2026 | 14:50 WIB
Srikandi Jaga Desa Resmi Dilantik, Perempuan Jadi Garda Depan Pembangunan Desa dan Kelurahan
PARADAPOS.COM - Peran perempuan dalam pembangunan desa dan kelurahan kini mendapat penguatan melalui organisasi Srikandi Jaga Desa, sayap dari Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas). Organisasi ini resmi dilantik di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta, pada Jumat, 3 Juli 2026, dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi, ketahanan sosial, dan penguatan keluarga sebagai fondasi desa yang tangguh.

Perempuan sebagai Penjaga Moral dan Penggerak Ekonomi

Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa yang juga Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo, menekankan pentingnya posisi perempuan dalam dua ranah sekaligus. "Perempuan memiliki peran penting sebagai penjaga moral keluarga, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat," katanya dalam keterangan tertulis, Senin, 6 Juli 2026. Pernyataan itu menjadi pijakan awal bagi gerakan yang ingin mengembalikan peran strategis perempuan di tingkat akar rumput. Hashim menegaskan bahwa tanpa keterlibatan aktif perempuan, pembangunan desa hanya akan berjalan setengah hati.

Keluarga Kuat, Desa Tangguh

Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa, Sherly Tjoanda Laos, yang juga menjabat sebagai Gubernur Maluku Utara, menyoroti dimensi lain dari pemberdayaan ini. Menurutnya, penguatan keluarga adalah langkah pertama yang tidak bisa ditawar. Ia menyebut kemandirian ekonomi dan ketahanan mental generasi muda, bermula dari kekuatan di dalam keluarga. Dari sanalah, menurut Sherly, perempuan bisa mengambil peran lebih besar. "Perempuan yang berdaya secara ekonomi otomatis akan memiliki suara yang lebih lantang dalam menentukan masa depan desanya," ujarnya.

Fokus pada Ketahanan Pangan dan Perlindungan Anak

Sekjen Abpednas, Adhitya Yusma, menjelaskan bahwa Srikandi Jaga Desa tidak hanya bergerak di permukaan. Organisasi ini telah memiliki aktivis dan simpatisan dari berbagai kalangan generasi bangsa yang peduli terhadap desa dan kelurahan. "Srikandi Jaga Desa juga akan berfokus pada penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan UMKM, serta perlindungan perempuan dan anak di desa dan kelurahan," ungkap Adhitya. Ia menambahkan, organisasi ini akan menjadi mitra strategis pemerintah pusat, daerah, desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta kelurahan. Tujuannya jelas: mengawal pembangunan yang transparan dan berkelanjutan.

Pelantikan dan Dukungan Lintas Sektor

Prosesi pelantikan berlangsung di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta, pada Jumat, 3 Juli 2026. Acara itu dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, mulai dari Hashim Djojohadikusumo, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Jamintel Kejagung Reda Manthovani, hingga Ketua Dewan Pengawas DPP ABPEDNAS Sherly Tjoanda Laos. Suasana di lokasi pelantikan tampak khidmat. Para peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah, mencerminkan semangat kolektif untuk membangun desa dari hulu ke hilir. Foto dokumentasi yang beredar memperlihatkan Hashim Djojohadikusumo tengah melantik jajaran Srikandi Jaga Desa, menandai babak baru bagi pemberdayaan perempuan di tingkat lokal.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar