Ibas Serukan Kader Demokrat Jadi Garda Terdepan Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

- Selasa, 07 Juli 2026 | 10:50 WIB
Ibas Serukan Kader Demokrat Jadi Garda Terdepan Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

PARADAPOS.COM - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, menyerukan kepada seluruh kader partai untuk menjadi bagian integral dari pembangunan bangsa dan menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat. Seruan ini ia sampaikan dalam sesi bertajuk "Only The Strong" pada Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Gelombang II yang diikuti oleh anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia. Acara tersebut berlangsung di Museum & Galeri SBY-Ani, Pacitan, Jawa Timur, pada Minggu (5/7/2026).

Bukan Sekadar Konsolidasi Politik

Dalam kesempatan itu, Ibas menegaskan bahwa kehadiran para peserta dalam Bimteknas memiliki makna yang lebih dalam. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya ajang konsolidasi politik semata, melainkan juga menjadi wadah untuk memastikan bahwa pembangunan dan kesejahteraan rakyat benar-benar dapat dirasakan secara nyata. Suasana di museum yang sarat akan sejarah itu seolah mengingatkan para kader akan perjalanan panjang partai.

"Kita ingin menjadi bagian dari pembangunan dan memastikan kesejahteraan rakyat benar-benar dirasakan. Itulah tujuan kita bernegara, tujuan dan cita-cita Partai Demokrat, menjadi bagian dari yang mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum, menjaga kedamaian dunia, dan juga melindungi segenap tumpah darah Indonesia," ujar Ibas dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).

Modal Pengalaman Sepuluh Tahun

Keyakinan untuk terus berkontribusi bagi bangsa, menurut Ibas, bukanlah tanpa dasar. Partai Demokrat, katanya, memiliki harapan besar yang didasari oleh pengalaman nyata. Ia merujuk pada periode 2004 hingga 2014, ketika partai berlambang mercy tersebut memimpin pemerintahan selama sepuluh tahun. Pengalaman itu, termasuk dalam mengawal perekonomian bangsa, menjadi modal berharga untuk mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

"Partai Demokrat pernah menjadi bagian dari pemerintahan yang kita pimpin. Kita juga pernah menjadi bagian dari mitra kritis di luar pemerintahan. Kita juga hari ini mendukung pemerintahan yang bukan secara langsung kita pimpin. Lengkap. Tinggal bagaimana kita menjadi politisi-politisi yang istikamah memperjuangkan rakyat," jelasnya.

Dari sudut pandang seorang politisi senior, pernyataan Ibas mencerminkan sebuah siklus politik yang dianggapnya telah dijalani secara utuh oleh partainya. Ia pun mengajak para peserta Bimteknas untuk mendukung kader-kader Partai Demokrat yang saat ini tengah mendapat amanah di pemerintahan, dengan tujuan bersama-sama menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo.

Jati Diri sebagai Partai Nasionalis Religius

Lebih lanjut, Ibas mengingatkan kembali jati diri partai. Ia menekankan bahwa Partai Demokrat adalah partai nasionalis religius yang berposisi sebagai partai tengah. Orientasi kebijakan partai, tuturnya, menekankan pada strategi pro-pertumbuhan, pro-pengentasan kemiskinan, pro-penciptaan lapangan pekerjaan, serta pro-lingkungan hidup dan keberlanjutan.

Oleh karena itu, Ibas meminta kepada seluruh anggota DPRD di semua tingkatan, sebagai kepanjangan tangan partai di daerah, untuk senantiasa menjaga perilaku yang bersih, cerdas, dan santun. Tiga kata kunci itu ia jabarkan: santun dalam perilaku, bersih dalam kegiatan dan pekerjaan, serta cerdas dalam berpikir, memberikan pandangan, dan solusi. Di tengah hiruk-pikuk politik yang kerap memanas, ajakan untuk kembali ke nilai-nilai dasar ini terasa seperti sebuah pengingat yang tenang namun tegas.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar