PARADAPOS.COM - Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah, kembali mengamankan dua terduga pelaku penyerangan terhadap anggota Satresnarkoba yang menewaskan tiga personel saat penggerebekan kasus narkoba di Desa Tumbang Kalemei. Kedua terduga berinisial Y dan L ditangkap di wilayah Kabupaten Katingan, namun polisi masih merahasiakan detail penangkapan dan peran masing-masing karena proses pemeriksaan tengah berlangsung. Peristiwa ini menambah daftar tersangka yang sebelumnya telah ditetapkan, yakni S alias A, R, dan N.
Dua Tersangka Baru Masih dalam Pemeriksaan
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartanto membenarkan penangkapan Y dan L. Ia menjelaskan bahwa keduanya kini menjalani pemeriksaan intensif. "Kami belum bisa mengungkap secara rinci kronologi penangkapan maupun dugaan peran masing-masing karena proses pemeriksaan masih berlangsung," ujarnya kepada awak media.
Sebelumnya, polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, yaitu S alias A, R, dan N. Dua orang lainnya masih diamankan untuk menunggu hasil gelar perkara. Dalam perkembangan penyidikan, terduga pelaku berinisial R ditangkap tanpa perlawanan di Desa Tumbang Kalemei. Sementara itu, polisi juga menangkap seorang terduga pelaku berinisial A yang bersembunyi di sebuah perahu di aliran Sungai Desa Tumbang Pariye, Kabupaten Katingan.
Polri Buru Jaringan Narkoba di Katingan
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa Polri terus mengembangkan penyelidikan bersama jajaran Polda Kalimantan Tengah dan Bareskrim Polri. Mereka memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di Katingan.
"Rekan-rekan Polda juga membantu polres termasuk yang dari Bareskrim untuk mengejar jaringan dari pengedar narkoba yang ada di Katingan ini. Mohon dukungan doa dari semua elemen masyarakat bahwa Polri serius dan bersungguh-sungguh bersama dengan multi-stakeholder pemangku kepentingan yang lain dalam pemberantasan tindak pidana narkoba," ujar Johnny dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Kamis 9 Juli 2026.
Di lapangan, suasana di Desa Tumbang Kalemei masih terasa tegang. Warga sekitar menyaksikan aktivitas polisi yang berjaga di beberapa titik. Penangkapan bertahap ini menunjukkan bahwa aparat tidak hanya fokus pada pelaku utama, tetapi juga pada jaringan yang lebih luas.
Editor: Clara Salsabila
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
AS Serang Iran Saat Pemakaman Khamenei, Balasan Rudal Balistik Iran Hantam Sekutu AS
Presiden Prabowo Targetkan Bangun PLTS 100 GW dalam Dua Tahun
Mo Bamba Resmi Kembali ke Utah Jazz dengan Kontrak Dua Tahun
Jadwal Salat Makassar 10 Juli 2026: Imsak Pukul 04:42 Wita, Isya Pukul 19:20 Wita