Febrie Adriansyah Bantah Isu Mundur dari Jampidsus, Tegaskan Masih Aktif Tuntaskan Kasus Korupsi

- Jumat, 10 Juli 2026 | 05:00 WIB
Febrie Adriansyah Bantah Isu Mundur dari Jampidsus, Tegaskan Masih Aktif Tuntaskan Kasus Korupsi
PARADAPOS.COM - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah secara resmi membantah isu yang menyebut dirinya telah mengundurkan diri dari jabatannya. Pernyataan ini disampaikan langsung di hadapan awak media di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Jumat, 10 Juli 2026. Isu tersebut mencuat bersamaan dengan pengungkapan kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri, serta adanya pengamanan khusus di kediamannya oleh sejumlah prajurit TNI.

Bantahan Langsung dari Gedung Bundar

Suasana di lingkungan Kejaksaan Agung pagi itu tampak seperti biasa, namun perhatian publik tertuju pada satu nama: Febrie Adriansyah. Di tengah hiruk-pikuk pemberitaan mengenai penggeledahan di 13 lokasi oleh Polri, ia justru memilih untuk membuka suara dan menepis spekulasi yang beredar. "Saya masih pagi tadi menerima perintah-perintah untuk segera menyelesaikan pemberkasan penanganan perkara yang memang waktunya singkat, yang terbatas di waktu penahanan," ujar Febrie saat menjawab pertanyaan awak media. Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa dirinya masih aktif menjalankan tugas. Ia tidak hanya membantah, tetapi juga menunjukkan bukti konkret kesibukannya di kantor.

Fokus pada Prioritas Nasional

Lebih lanjut, Febrie menjelaskan bahwa seluruh perintah yang diterimanya telah dijabarkan secara rinci. Timnya kini tengah memprioritaskan perkara-perkara yang menjadi sorotan masyarakat luas. "Sehingga perintah itu tadi sudah kita jabarkan untuk memprioritaskan mana-mana perkara yang menjadi perhatian masyarakat ya untuk segera bisa kita berkas dan kita sidangkan," lanjutnya. Ia juga menegaskan komitmennya terhadap arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, pemberantasan korupsi tetap menjadi agenda utama yang tidak boleh kendor.

Menjaga Kualitas di Tengah Tekanan

Di tengah berbagai isu yang menerpa, Febrie mengingatkan pentingnya menjaga kualitas kerja. Ia menyebut Gedung Bundar—julukan untuk kantor Kejaksaan Agung—harus tetap menjadi simbol profesionalisme. "Tentunya kami terus menjaga kualitas tugas-tugas Gedung Bundar yang dilaksanakan terutama dalam pemberantasan tindak pidana korupsi yang diukur harus bisa diuji kebenarannya secara materiil dan formil yang akhirnya akan dibuka ke masyarakat melalui persidangan di pengadilan negeri," ungkapnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa di balik bantahan, ada upaya serius untuk menjaga integritas institusi di mata publik.

Penanganan Perkara yang Sedang Berjalan

Beberapa kasus besar yang tengah ditangani oleh Jampidsus antara lain dugaan korupsi, suap, gratifikasi, hingga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Kasus-kasus tersebut mencakup perkara blackout batu bara PLN, Asabri, dan Krakatau Steel. "Jampidsus saat ini sedang fokus untuk menyelesaikan penanganan perkara yang menyangkut kepentingan bangsa dan hajat hidup masyarakat kita serta mendukung tentunya program-program prioritas nasional sebagaimana yang telah diarahkan dan diperintahkan oleh Presiden," pungkasnya. Dengan pernyataan ini, Febrie menutup spekulasi yang beredar dan kembali menegaskan posisinya sebagai pejabat yang masih aktif menjalankan tugas negara.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler