BPJS Kesehatan Tinjau Puskesmas Matraman, Dorong Integrasi Layanan Digital untuk Peserta JKN

- Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB
BPJS Kesehatan Tinjau Puskesmas Matraman, Dorong Integrasi Layanan Digital untuk Peserta JKN

PARADAPOS.COM - Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, melakukan kunjungan ke Puskesmas Matraman, Jakarta Timur, pada Jumat (17/7/2026) untuk memastikan pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan optimal. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan guna meningkatkan kepuasan peserta, terutama di tengah tingginya adopsi digital masyarakat Ibu Kota. Dalam kesempatan tersebut, Akmal menekankan pentingnya kemudahan akses layanan non-tatap muka dan integrasi dengan platform digital milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Memastikan Pelayanan Optimal di Puskesmas Matraman

Akmal Budi Yulianto meninjau langsung proses administrasi hingga pelayanan kesehatan di Puskesmas Matraman. Ia mengapresiasi efektivitas pelayanan di puskesmas tersebut dan berharap tempat ini bisa menjadi garda terdepan sekaligus contoh bagi fasilitas kesehatan lain di DKI Jakarta. “Untuk masyarakat DKI Jakarta yang sudah sangat melek digital, kami akan meningkatkan kemudahan penggunaan kanal layanan non tatap muka milik BPJS Kesehatan, seperti Aplikasi Mobile JKN, PANDAWA 0811 8165 165, Care Center 165, dan VIOLA (Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi),” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ia juga menambahkan bahwa upaya integrasi dengan layanan digital milik pemerintah daerah terus digencarkan. “Demikian pula dengan layanan digital milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, seperti JakSehat dan JAKI, yang terus kami upayakan untuk terintegrasi. Tujuannya satu, yakni memudahkan peserta JKN memperoleh pelayanan yang optimal,” imbuhnya.

Gedung Baru, Layanan Unggulan, dan Kemudahan Digital

Kepala Puskesmas Matraman, Rita Anggraini, mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan yang pertama sejak gedung baru puskesmas diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada 5 Juni 2026 lalu. Ia menjelaskan bahwa puskesmasnya memiliki sejumlah layanan unggulan, antara lain penanganan tuberkulosis (TBC) dan kusta, pusat layanan psikologi yang mencakup perlindungan bagi perempuan dan anak, serta layanan terpadu untuk lansia, ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang anak, dan Program Rujuk Balik.

Rita mencontohkan kemudahan yang dirasakan peserta JKN. “Peserta JKN yang datang ke Puskesmas Matraman cukup menunjukkan KTP atau KIS Digital yang ada di Aplikasi Mobile JKN tanpa perlu membawa fotokopi apapun. Untuk antrean, sebagian besar pasien juga sudah menggunakan antrean online sehingga dapat mengetahui jadwal kedatangannya tanpa harus mengambil antrean manual di Puskesmas. Hal ini membuat ruangan tunggu maupun ruang pelayanan di Puskesmas menjadi lebih lengang dan nyaman, serta mendukung pelayanan kesehatan yang lebih efektif,” pungkasnya.

Suasana di Puskesmas Matraman pagi itu tampak tertib. Beberapa pasien duduk di kursi tunggu sambil memegang ponsel, memeriksa nomor antrean digital mereka. Tidak ada lagi tumpukan kertas fotokopi di meja administrasi, menggantikan proses lama yang kerap memakan waktu. Langkah ini dinilai sejalan dengan visi BPJS Kesehatan untuk menghadirkan layanan yang cepat, efisien, dan ramah pengguna.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar