PARADAPOS.COM - Kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan terjadi di Jalan Jamin Ginting, Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, pada Jumat pagi. Sebuah truk fuso bermuatan galon air mineral diduga mengalami rem blong, menyebabkan tabrakan yang menewaskan empat orang dan melukai sedikitnya delapan korban lainnya. Peristiwa ini terjadi saat truk melaju dari arah Bandar Baru menuju Medan.
Kronologi Kejadian di Jalur Menurun
Berdasarkan keterangan sementara dari pihak kepolisian, insiden bermula ketika truk fuso tersebut melintasi jalur menurun yang dikenal rawan di kawasan Sibolangit. Diduga sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi, sehingga pengemudi kehilangan kendali penuh atas laju truk. Akibatnya, truk bermuatan berat itu menghantam delapan kendaraan lain yang berada di depannya, memicu rangkaian tabrakan yang sulit dihindari.
Benturan keras membuat beberapa kendaraan terguling dan ringsek parah. Suasana di lokasi kejadian sempat mencekam. Warga sekitar yang mendengar suara benturan langsung berhamburan keluar untuk memberikan pertolongan darurat kepada para korban sebelum tim medis dan petugas kepolisian tiba di tempat.
Pernyataan Resmi dari Kepolisian
Direktur Lalu Lintas Polda Sumatra Utara, Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe, memberikan pernyataan resmi terkait peristiwa tersebut. Dalam tayangan Top News Metro TV, Jumat 17 Juli 2026, ia menjelaskan dugaan awal penyebab kecelakaan.
"Adapun penyebab terjadinya diduga satu kendaraan fuso bermuatan galon, yang pada saat kejadian dari arah Bandar Baru menuju Medan, remnya blong, diduga remnya blong," kata Achmad Fauzi Dalimunthe.
Ia menambahkan, data terakhir yang dihimpun dari lapangan mencatat total 12 orang menjadi korban dalam insiden nahas ini. Empat orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, korban luka-luka masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit.
"Korban sampai dengan dua belas orang. Yang data terakhir empat orang meninggal dunia. Selanjutnya yang lainnya masih berada di rumah sakit dan dirujuk juga ke Rumah Sakit Adam Malik," ujarnya.
Proses Penyelidikan dan Analisis Lebih Lanjut
Meski dugaan awal mengarah pada kegagalan fungsi rem, kepolisian belum menetapkan penyebab pasti kecelakaan beruntun ini. Tim penyidik dari Satuan Lalu Lintas bersama Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Sumatra Utara masih melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh.
Proses penyelidikan ini mencakup pemeriksaan kondisi teknis kendaraan, terutama sistem pengereman truk fuso, serta rekonstruksi awal kejadian. Pihak berwenang berhati-hati dalam menarik kesimpulan dan menunggu hasil analisis forensik untuk memastikan faktor utama yang memicu tragedi di jalur menurun Sibolangit tersebut.
Editor: Reza Pratama
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Mantan Jampidsus Febrie Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Korupsi dan TPPU Asabri, Kejagung Tak Lakukan Penahanan
Pramono Anung Dukung Argentina di Final Piala Dunia 2026, ASN Jakarta Boleh Nonton Asal Tak Ganggu Tugas
BGN Catat Tunggakan Pembayaran Mitra Makan Bergizi Gratis Rp1,6 Triliun, Pemerintah Pastikan Lunas Tahun Ini
Pendapatan Ojol di Jabodetabek Justru Meningkat Setelah Penerapan Komisi 8 Persen, Pengemudi Buktikan dengan Data Harian