IHSG Menguat 0,91% ke 8.166,22, Sektor Bahan Baku Pacu Kenaikan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat pada perdagangan Rabu, 29 Oktober 2025. IHSG menguat 73,59 poin atau 0,91 persen ke level 8.166,22.
Perdagangan saham hari ini menunjukkan kinerja positif dengan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) naik menjadi Rp14.910 triliun. Nilai transaksi tercatat Rp21,03 triliun dengan volume perdagangan 27,02 miliar saham. Secara keseluruhan, 373 saham menguat, 330 saham melemah, dan 253 saham stagnan.
Pergerakan Sektoral IHSG
Kenaikan IHSG didorong oleh penguatan mayoritas indeks sektoral. Sektor bahan baku memimpin dengan lonjakan 3,44 persen, diikuti sektor keuangan yang tumbuh 1,56 persen, dan sektor siklikal yang menguat 1,54 persen.
Di sisi lain, tekanan jual masih terlihat di beberapa sektor. Sektor properti turun 0,74 persen, industri melemah 0,95 persen, dan teknologi merosot 0,66 persen.
Indeks Utama dan Saham Unggulan
Indeks LQ45 naik signifikan 1,72 persen ke level 836,72, sementara IDX30 menguat 1,63 persen ke 440,12. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) juga mencatat kenaikan 1,59 persen ke 572,82.
Top gainers LQ45 didominasi oleh saham-saham seperti:
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melonjak 13,36% ke Rp2.460
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) naik 8,40% ke Rp1.935
- PT XL Axiata Tbk (EXCL) menguat 4,94% ke Rp2.550
Sementara itu, top losers LQ45 termasuk:
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) turun 3,37% ke Rp2.010
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melemah 3,24% ke Rp3.290
- PT Indosat Tbk (ISAT) terkoreksi 2,31% ke Rp1.905
Artikel Terkait
Kredit Perumahan Mandek, Menteri Keuangan Khawatirkan Daya Beli Masyarakat
Bursa Asia Anjlok: Penyebab, Dampak ke Indonesia, dan Prediksi ke Depan
Analisis IHSG Hari Ini: Proyeksi 8.150-8.350 Dipicu Data Ekonomi Q3 2025 & Rebalancing MSCI
Semangat Cokroaminoto & Program Koperasi Desa Merah Putih: Strategi Menkop Ferry Bangun Ekonomi Umat