PARADAPOS.COM - Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) bersama Danantara tengah merampungkan peta strategi lima tahun yang akan menjadi pedoman utama transformasi BUMN. Inisiatif ini dirancang untuk menciptakan perusahaan pelat merah yang lebih sehat, kompetitif, dan berorientasi pada penciptaan nilai. Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa seluruh tema strategi akan diimplementasikan secara menyeluruh di semua lini perusahaan negara. Konsolidasi Hingga Inovasi Menjadi Tema Besar Dony Oskaria menjelaskan bahwa peta jalan tersebut bukan sekadar dokumen perencanaan, melainkan arah bersama yang wajib diikuti oleh seluruh BUMN. Ia merinci beberapa fokus utama yang akan menjadi prioritas dalam lima tahun ke depan. "Setiap tema ini akan turun ke seluruh perusahaan BUMN. Tema konsolidasi, people development, corporate culture, innovation, hingga value creation harus menjadi arah bersama," ujar Dony Oskaria dalam keterangan resmi yang dikutip dari Antara, Selasa, 4 Agustus 2026. Pernyataan itu disampaikan tak lama setelah Dony memimpin rapat internal bersama jajaran Danantara Asset Management (DAM). Rapat tersebut secara khusus membahas tahapan implementasi transformasi, penyelarasan prioritas di setiap fase, serta strategi untuk memastikan seluruh BUMN bergerak seirama menuju tata kelola yang modern dan berorientasi nilai. Fokus pada Fondasi Bisnis dan Talenta Pembahasan dalam rapat internal tersebut tidak hanya berhenti pada konsep besar. Lebih jauh, diskusi diarahkan untuk menyentuh aspek-aspek fundamental yang menjadi penopang transformasi. Mulai dari penguatan fundamental bisnis, pengembangan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, hingga upaya peningkatan daya saing di kancah global. Melalui roadmap ini, BP BUMN bersama Danantara berkomitmen untuk mempercepat transformasi secara menyeluruh. Komitmen ini diharapkan mampu mengubah wajah BUMN menjadi entitas yang lebih efisien dan inovatif, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat. Transformasi Bertahap Menuju Standar Global Peta strategi lima tahun tersebut disusun dengan pendekatan bertahap yang terukur. Tahap awal akan difokuskan pada konsolidasi dan restrukturisasi perusahaan. Setelah fondasi tersebut kokoh, transformasi kemudian diarahkan pada penguatan pengembangan talenta atau people development, serta pembentukan budaya perusahaan atau corporate culture yang kuat. Tahapan berikutnya secara berurutan meliputi percepatan inovasi dan adopsi teknologi. Setelah itu, barulah dilakukan penciptaan nilai melalui berbagai aksi korporasi dan kemitraan strategis. Pada puncaknya, seluruh upaya ini diarahkan untuk mencapai target kinerja berstandar global. Salah satu indikator keberhasilan yang dicanangkan adalah mendorong lebih banyak BUMN masuk dalam daftar Fortune 500. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat daya saing Indonesia di tingkat internasional dan membuktikan bahwa transformasi yang dijalankan mampu menghasilkan dampak yang signifikan dan terukur.
Artikel Terkait
Babi Hutan Masuk Permukiman Warga di Kuningan, Sejumlah Pemuda Terluka
Banjir Tanggul Jebol di Tapanuli Tengah, 150 Jiwa Mengungsi
BMKG Genjot Operasi Modifikasi Cuaca untuk Isi 240 Bendungan Kering Akibat El Niño
Jokowi Tepati Janji Dua Tahun Lalu dengan Dorong Pengembangan Rumput Laut di NTT