Baca Juga: Buka Rakornis IMI, Bamsoet Bahas Agenda Kalender Event Tahun 2024
"Olahraga balap otomotif tidak sekedar urusan adrenalin. Banyak nilai dan filosofi balap yang dapat menjadi pembelajaran bagi kehidupan kita. Sebagaimana cabang olahraga lainnya, olahraga balap otomotif juga menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, menghormati lawan tanding sebagai teman berlomba dan meraih kemenangan ataupun menerima kekalahan sama-sama dengan cara terhormat," jelas Bamsoet.
Ketua Dewan Pembina berbagai komunitas otomotif dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, dalam setiap kejuaraan balap pasti ada kalah dan menang. Bagi yang menang, patut diapresiasi dengan ucapan selamat. Bagi yang belum beruntung, jadikan kekalahan sebagai pembelajaran dan evaluasi. Sebagaimana pesan pepatah, 'Jika ada yang salah, perbaiki. Jika gagal, coba lagi. Tapi jangan menyerah, karena menyerah adalah akhir dari segalanya'.
"Filosofi ini yang juga kita tanamkan kepada seluruh keluarga besar IMI dalam menyambut Pemilu 2024. Bagi yang menang diapresiasi, yang kalah disemangati agar tidak menyerah. Karena jalan pengabdian untuk memajukan negara dan bangsa masih terbuka lebar di berbagai jalur lainnya," pungkas Bamsoet.
Turut hadir Komunikasi dan Media IMI Pusat Dwi Nugroho dan Hasbi Zamri, Ketua IMI Jawa Tengah Frits Yohanes, Ketua IMI Kebumen Adi. Hadir pula berbagai komunitas/klub otomotif di Kebumen antara lain, 24 Street, TKCI, One King, CMS, Kebumen CC, SMI, D'Chakeb, SCCI, Retro, KNC, dan Brown. []
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bonsernews.com
Artikel Terkait
Insanul Fahmi Akui Sudah Menikah dengan Inara Rusli, Ini Bukti dan Kronologinya
Fakta Lengkap Pembunuhan Alvaro Kiano oleh Alex Iskandar: Motif, Kronologi, dan Foto Pelaku
TNI AL Gagalkan Pengiriman Nikel Ilegal di Konawe Utara, Ini Modus Pelanggarannya
Download Snack Video Tanpa Watermark: GetSnackVideo Solusi Tercepat 2024