paradapos.com — Kejaksaan Negeri Jakarta Timur (Jaktim) lakukan tindakan ke Indra Charismiadji, Jubir Timnas AMIN ditangkap, terkait kasus pajak yang sudah berlangsung beberapa tahun lalu.
Ketua Tim Hukum Nasional AMIN, Ari Yusuf, menyampaikan keheranannya terkait penangkapan ini, mengingat kasus tersebut sudah lama beredar, tetapi baru ditindaklanjuti saat ini.
"Kasusnya sudah lama, kasus pajak sudah beberapa tahun yang lalu," kata Ari.
Baca Juga: Larangan untuk Penderita Asam Lambung, Harus Hindari ini Agar Tidak Sering Kambuh
Ari Yusuf menyatakan bahwa kasus pajak yang mencuat beberapa tahun lalu telah dikomunikasikan dengan Direktorat Jenderal Pajak.
"Nah ini pertanyaan kita apakah perlu dilakukan penahanan untuk kasus yang seperti itu? Dan kenapa penahanannya baru-baru sekarang ketika Pak Indra lagi aktif-aktifnya membantu di Timnas AMIN," sambungnya.
Saat ini, kasus tersebut sedang dalam tahap penjelasan.
Baca Juga: Cara Praktis Bayar BPJS Kesehatan di Alfamart dan Indomaret
Namun, pihaknya mempertanyakan mengapa penangkapan terhadap Indra dilakukan pada saat yang baru.
"Dalam konteks ini, pertanyaan muncul apakah penahanan diperlukan untuk kasus semacam ini? Dan mengapa penahanan baru dilakukan ketika Pak Indra aktif membantu di Timnas AMIN," ungkapnya.
Ari juga menjelaskan bahwa permasalahan pajak tersebut sudah berlangsung cukup lama, dan dugaan pajak yang belum dibayar sebesar Rp 1,1 miliar diduga dilakukan oleh perusahaan, bukan atas nama pribadi Indra.
Baca Juga: Begini Cara Cek Kuota Sekolah SNBP 2024, Berikut Link dan Jadwal Persyaratannya!
"Diduga ada yang pajak yang tidak dibayarkan sebesar itu, diduga seperti itu, tapi itu oleh perusahaan, bukan oleh pribadi dia," katanya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: tinewss.com
Artikel Terkait
Dua Anak Usaha PP Rugi Rp364,5 Miliar di Tengah Persiapan Pemerintah Melebur BUMN Karya
Erik Erfinanto Dorong Media Perkuat Batas Antara Bisnis dan Editorial
Kepadatan di Cakung-Cilincing Dipicu Ketimpangan Arus Logistik Pelabuhan Tanjung Priok
Tampines Rovers dan DPMM FC Jalani Debut di Piala Presiden 2026, Laga Perdana Grup A Digelar di Bandung