KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pengurus Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kota Mojokerto berancang-ancang mempersiapkan diri menghadapi gelaran Porprov IX 2025. Sejumlah agenda dirancang tahun ini.
Salah satunya yakni seleksi atlet yang diharapkan bisa terselenggara setelah dana pembinaan cair.
Ketua IODI Kota Mojokerto Hery Suryanto mengatakan, seiring dengan pencairan dana pembinaan dari pemkot melalui KONI cair, saat ini pihaknya belum menggelar kegiatan apa pun.
Hanya saja, sejumlah agenda persiapan untuk menghadapi porprov tahun depan telah dirancang.
”Kita ada agenda seleksi atlet tahun ini, tapi ini masih menunggu anggarannya dulu,” bebernya, kemarin.
Cabor dancesport menjadi salah satu keran medali Kota Mojokerto pada Porprov VIII Jatim 2023.
Olahraga yang eksis sejak 2019 lalu itu menyumbang enam medali, meliputi 2 emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Dalam ajang tersebut, sebanyak 24 atlet diterjunkan.
Hery mengatakan, batasan usia membuat sejumlah atlet andalannya tak bisa lagi tampil pada porprov edisi ke 9 tahun depan.
Karena itu, untuk menghadapi porprov yang digelar di Malang Raya ini, pihaknya akan menggelar seleksi.
”Kemungkinan akan kita seleksi dari tingkat pelajar, khususnya yang SMP dan SMA,” tandasnya.
Mereka yang terseleksi nantinya antara lain untuk mengisi komposisi atlet di nomor pertandingan line dancesport.
Dari 8 atlet yang dimiliki, 3 di antaranya sudah tak bisa tampil karena terbentur batasan usia.
”Kita masih punya 5 atlet yang nantinya masih bisa tampil di porprov,” ujarnya. (adi/ron)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarmojokerto.jawapos.com
Artikel Terkait
Shin Tae-yong Dituntut Bek Ulsan: Fakta Tamparan & Pengakuan Jung Seung-hyun
Erick Thohir Resmi Kuasai 100% Saham Oxford United: Dampak bagi Manajemen dan Masa Depan Pemain Indonesia
Keributan Dillon Danis vs Tim Khabib Pecah di UFC 322: Abubakar Terlibat Ricuh
Persib Bandung Vs Selangor FC: Modal 5 Kemenangan Beruntun untuk ACL Two 2025