Sejarah mencatat bahwa pamali ini dikaitkan dengan kunjungan mantan Presiden Soeharto ke Keraton Kasunanan Surakarta yang diikuti peristiwa kerusuhan Mei 1998 dan lengsernya dari kursi kepresidenan.
Meski tidak perlu dipercaya sepenuhnya, Sutoyo menekankan pentingnya menghormati adat dan tradisi Jawa dengan tetap berhati-hati.
Rencana kedatangan Jokowi dan Gibran dikonfirmasi oleh Juru bicara Keraton Surakarta, KGPH Dipokusumo, yang menyatakan kesiapan keraton menyambut kedatangan mantan presiden beserta Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi.
Artikel Terkait
Said Didu Ungkap Prabowo Sepakat Rebut Kedaulatan dari Oligarki, Target Geng Solo
Strategi Politik Jokowi: Dukungan ke PSI Kaesang & Proyeksi Gibran di Pilpres 2029-2034
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim atau Kondisi Kesehatan?
Prabowo Subianto Temui Siti Zuhro & Susno: Pertemuan Malam Hari di Kertanegara Diungkap