Kasus yang menjadi pembanding tersebut menimpa siswa berinisial YS. Siswa kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, itu ditemukan meninggal dunia pada Kamis, 29 Januari 2026. YS diketahui meninggalkan surat berisi pesan mengharukan untuk ibunya sebelum gantung diri di pohon cengkeh.
Kontroversi Sumbangan Indonesia ke Board of Peace AS
Kebijakan luar negeri Indonesia untuk bergabung dengan Board of Peace (BoP) pimpinan Donald Trump dengan konsekuensi finansial yang besar ini memicu debat publik. Banyak pihak mempertanyakan urgensi dan manfaat langsung dari alokasi dana sebesar Rp17 triliun tersebut bagi kepentingan nasional, terutama di tengah berbagai persoalan mendasar di dalam negeri.
Refleksi Kondisi Sosial dan Prioritas Nasional
Perbandingan yang diangkat Rocky Gerung menyoroti kesenjangan antara kebijakan elite politik dengan realitas akar rumput. Tragedi anak SD di Ngada menjadi simbol kegagalan dalam memenuhi hak dasar pendidikan dan perlindungan sosial, yang justru membutuhkan perhatian dan anggaran serius dari negara.
Artikel Terkait
Prabowo Diminta Tuntut Erick Thohir: Tuntutan Hukum atas Dugaan Penyimpangan BUMN
Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Analisis Motif Politik dan Agenda Dinasti Keluarga
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas