PARADAPOS.COM - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), batal total menghadiri Kirab Budaya dalam Festival Budaya Sekkapung Limo Migo di Pugung Raharjo, Lampung Timur, pada Minggu pagi, 28 Juni 2026. Pembatalan mendadak ini dipicu oleh sikap tegas panitia lokal yang menolak kegiatan adat tersebut dikaitkan dengan atribut partai politik. Sebagai gantinya, rombongan presiden mengalihkan rute kunjungan ke kawasan Randu Mas dan sejumlah titik lain di Lampung Tengah.
Keputusan ini diambil setelah negosiasi antara tim Jokowi dan panitia acara menemui jalan buntu. Sejak awal, panitia bersikeras menjaga kesucian prosesi budaya dari nuansa politik praktis. Mereka menolak jika kegiatan adat tersebut disusupi atau dikaitkan dengan simbol partai tertentu. Karena panitia tetap pada pendiriannya, tim Jokowi akhirnya mengambil langkah darurat dengan mengalihkan agenda kunjungan di Lampung Timur ke lokasi lain.
Isu Penolakan dari Masyarakat
Di lapangan, beredar kabar adanya riak penolakan dari sebagian kelompok masyarakat setempat terkait rencana kedatangan Jokowi. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai kebenaran kabar tersebut. Suasana di sekitar lokasi acara sempat diwarnai ketegangan ringan, meski tidak sampai terjadi insiden berarti.
Ketua Umum Brigade Rakyat Nusantara (BRN), Relly Reagen, membenarkan bahwa Jokowi batal menginjakkan kaki di arena kirab budaya.
"Iya benar, Pak Jokowi tidak ikut kirab budaya," ungkap Relly saat dikonfirmasi, Minggu, 28 Juni 2026.
Alihkan Rute Kunjungan
Gagal di Lampung Timur, Jokowi yang sedang menjalani hari ketiga kunjungannya di Bumi Ruwa Jurai langsung menggeser kemudi agenda. Mantan Walikota Solo itu dijadwalkan merapat ke Pasar Kota Gajah, Lampung Tengah. Di sana, Jokowi diagendakan bertatap muka dengan para pelaku UMKM sekaligus membagikan paket sembako. Suasana di pasar tradisional itu tampak mulai ramai sejak pagi, dengan pedagang dan warga yang sudah berjejer menanti.
Tak berhenti di situ, safari Jokowi berlanjut ke sebuah pondok pesantren di kawasan Lempuyang, Bandar Jaya. Di pesantren tersebut, Jokowi akan menggelar silaturahmi tertutup dengan para kiai dan sekitar seribu santri. Pertemuan ini direncanakan berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna, mengingat hubungan erat antara tokoh nasional dengan kalangan pesantren di Lampung.
Usai merampungkan seluruh sisa rangkaian kegiatannya, Minggu malam nanti Jokowi dijadwalkan langsung bertolak menuju Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan. Dari sana, ia akan terbang kembali ke Jakarta menggunakan maskapai Citilink. Rangkaian perjalanan yang semula diwarnai agenda budaya ini akhirnya berubah total menjadi kunjungan kerja yang lebih bersifat sosial dan keagamaan.
Artikel Terkait
Ritual Adat Jokowi di Lampung: Simbol Kepala Kerbau Ditafsir sebagai Sinyal PSI Siap Tantang PDIP
Blusukan Jokowi Dinilai PDIP sebagai Strategi Politik untuk Pemilu 2029 demi Gibran dan Kaesang
Ritual Menginjak Kepala Kerbau di Prosesi Adat Lampung, Jokowi Bungkam soal Maknanya
Gelar Adat Baginda Pemuka Bangsa untuk Jokowi Picu Kecaman Warganet