Mahfud MD menjelaskan bahwa rahasia negara yang tidak boleh dibocorkan itu seperti temuan intelijen, rencana intelijen, rencana penyerangan dan rahasia tentang tempat-tempat vital.
“Rahasia negara itu misalnya temuan intelijen, rencana intelijen, rencana penyerangan, dan rahasia tentang tempat-tempat vital. Nah itu namanya rahasia negara, kalau mengenai data anggaran kemarin itu bukan rahasia,” ucap Mahfud MD.
Selain itu, Mahfud juga menegaskan bahwa kandidat Capres yang ditanya mengenai masalah anggaran seharusnya dapat menjelaskan sesuai dengan alur pertanyaan agar publik bisa menilai.
“Ya kalau ditanya gimana itu anggarannya kemarin, kok katanya bekas itu bukan rahasia, ya dijelasin saja, ndak bekas, ya atau memang dijawab bekas tapi anggarannya ini. Gitu saja, biar publik tahu,” tegas Mahfud MD.
Cawapres nomor urut 3 yaitu Mahfud MD mengatakan pada debat Cawapres nanti dirinya tidak akan menyerang secara personal.
“Kalau saya nggak bakal punya rencana untuk saling serang personal untuk apa kekanak-kanakan dan saya nggak perlu menyiapkan diri juga, kayak gitu tidak bisa dipersiapkan itu wawasan. Kalau saya siap-siap dan nanti yang ditanya lain kan nggak ada gunanya. Ya paling saya baca-baca saja dan memberikan masukan saja,” ujar Mahfud MD.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ayopalembang.com
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Akui Keaslian Ijazah Jokowi? Klarifikasi Peradi Bersatu
Analisis APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja & Utang Naik, Defisit Nyentuh 2,92%
PDI Perjuangan Larang Kader Korupsi: Isi Surat Edaran & Arahan Rakernas 2026
Respons PDIP Soal Ambisi Kaesang & PSI Kuasai Jawa Tengah di Pemilu 2029