AS Perintahkan Warga Negara Segera Tinggalkan Venezuela, Ada Apa?
PARADAPOS.COM - Pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan peringatan keamanan tingkat tinggi, mendesak seluruh warganya untuk segera meninggalkan Venezuela. Imbauan ini dikeluarkan menyusul laporan intelijen mengenai aktivitas kelompok paramiliter bersenjata yang diduga memburu warga AS di negara tersebut.
Latar Belakang: Pasca Operasi Militer dan Penangkapan Maduro
Peringatan darurat dari Departemen Luar Negeri AS ini muncul tidak lama setelah operasi militer yang dilakukan pasukan khusus AS di Caracas, yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Operasi tersebut dilaporkan menewaskan puluhan orang dan semakin memanaskan ketegangan antara kedua negara.
Ancaman "Colectivos" dan Pos Pemeriksaan
Dalam pernyataan resminya, Deplu AS menyebutkan bahwa kelompok milisi pro-pemerintah yang dikenal sebagai "colectivos" tengah aktif mendirikan pos-pos pemeriksaan di berbagai titik. Kelompok ini diduga memeriksa kendaraan dan memburu warga Amerika serta pihak-pihak yang dianggap memberikan dukungan kepada mereka.
"Warga negara AS di Venezuela harus segera meninggalkan negara tersebut. Warga harus tetap waspada dan berhati-hati saat bepergian melalui jalan darat," bunyi peringatan tersebut, seperti dikutip dari The Guardian, Minggu, 11 Januari 2026.
Klaim Trump dan Kondisi Maduro
Presiden AS kala itu, Donald Trump, sebelumnya mengklaim bahwa Venezuela kini berada di bawah kendali Amerika Serikat dan menyatakan keinginannya untuk mengunjungi negara itu di masa depan. Sementara itu, dari pihak keluarga Maduro, putranya, Nicolás Maduro Guerra, menyatakan melalui video bahwa ayahnya dalam kondisi baik meski ditahan. "Kami baik-baik saja. Kami adalah pejuang," ujarnya.
Bantahan Pemerintah Venezuela
Kementerian Luar Negeri Venezuela membantah keras peringatan yang dikeluarkan oleh AS. Pemerintah Venezuela menyebut laporan tersebut sebagai berita palsu yang bertujuan menciptakan ketakutan dan persepsi risiko yang tidak berdasar. Mereka menegaskan bahwa situasi keamanan dalam negeri tetap kondusif dan terkendali.
Apa yang Harus Diketahui Warga AS?
Dengan dibukanya kembali beberapa rute penerbangan internasional dari Venezuela, Departemen Luar Negeri AS mendesak warganya yang masih berada di sana untuk memanfaatkan kesempatan ini dan segera keluar dari negara tersebut. Imbauan ini menekankan pada tingginya risiko keamanan yang tidak dapat diprediksi.
Artikel Terkait
Ledakan dan Serangan Rudal Guncang Pusat Kota Teheran
Pakistan Lancarkan Serangan Udara ke Kabul dan Provinsi Perbatasan Afghanistan
Trump Serukan Deportasi Dua Anggota Kongres Demokrat Usai Ricuh di Pidato Kenegaraan
Iran Tuduh AS dan Israel Gunakan Propaganda Nazi Jelang Perundingan Nuklir