Selama kepemimpinan keduanya, Ray menyebut ada tiga kesamaan yang terlihat. Seperti pengkritik di bungkam.
Lalu, mereka lebih mementing cara dari pada tujuan dan yang paling berbahaya KKN itu tumbuh subur.
“Kurang lebih kita alami jamannya Pak Jokowi lalu mereka yang mengkritik cari pasal-pasalnya adukan dan dibungkam,” ujarnya.
“Yang kedua, yang penting itu cara bukan tujuan. Kalau caranya menghambat itu yang diubah” paparnya.
“Dan yang ketiga menumbuh suburkan pratek KKNisme,” terangnya.
👇👇
Sumber: Fajar
Artikel Terkait
Pertemuan Prabowo dengan Abraham Samad & Tokoh Nasional: Istana Bukan Oposisi, Tapi Diskusi Bangsa
Said Didu Ungkap Prabowo Sepakat Rebut Kedaulatan dari Oligarki, Target Geng Solo
Strategi Politik Jokowi: Dukungan ke PSI Kaesang & Proyeksi Gibran di Pilpres 2029-2034
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim atau Kondisi Kesehatan?