PARADAPOS.COM - Dua menteri di kabinet Presiden Prabowo disebut mengunggah pesan berredaksi sama di media sosial.
Dalam tangkapan layar yang beredar, kedua unggahan itu menampilkan foto hitam-putih Presiden disertai blok teks bertajuk “Dear Mr. President”.
"TIDAK PERNAH ADA PENDAHULU BERANI MEMBONGKAR MAFIA RIZA CHALID"
Sindiran kepada pendahulu(Jokowi) dan menyebut nama Riza Chalid, apakah tertuju kepada pendana demonstrasi?
Isi pesannya mengklaim keberanian pemerintah melawan “mafia” di sejumlah sektor mulai beras, minyak goreng, hingga korupsi di BUMN serta menutup dengan pertanyaan retoris mengapa semakin banyak serangan ketika pembenahan dilakukan.
Kedua unggahan juga tercatat memakai audio yang sama (“INDONESIA PUSAKA”), menunjukkan konsistensi format dan seragamnya gaya bahasa.
Kesamaan ini memunculkan pembacaan bahwa ada template komunikasi atau koordinasi narasi untuk mempertegas dukungan terhadap kebijakan Presiden.
Pola Pesan yang Muncul
- Headline seragam: “Dear Mr. President”.
- Klaim berulang: “tidak pernah ada pendahulu berani melawan…” di berbagai isu (beras, minyak goreng, dll).
- Penokohan: Menonjolkan ketegasan pemimpin saat “melawan mafia”.
- Penutup retoris: Menyiratkan bahwa serangan meningkat karena agenda bersih-bersih berjalan.
Artikel Terkait
Gibran Tanggapi Roasting Pandji di Mens Rea: Lucu, Saya Bangga Jadi Nomor Satu Netflix
Desakan Mundur Meutya Hafid dari Menkomdigi Gagal Berantas Judi Online
Tifatul Sembiring Bela Pandji Pragiwaksono: Jangan Cari-cari Delik Hukum, Pahami Kritik Generasi Muda
Dokter Tifa Kritik SP3 Eggi Sudjana & Damai Lubis: Restorative Justice Jokowi atau Abuse of Power?