Pandangan Mahfud ini ternyata sejalan dengan keterangan resmi dari pihak Istana.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi secara tegas membantah bahwa reshuffle Budi Gunawan merupakan buntut dari demo ricuh.
"Tidak ada kemudian karena suatu hal yang sangat spesifik," kata Prasetyo Hadi usai pelantikan menteri baru di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025).
Prasetyo menegaskan bahwa perombakan kabinet yang terjadi merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh Presiden terhadap kinerja para pembantunya.
"Ini semua bagian dari evaluasinya menyeluruh," ucap dia.
Sebagai informasi, Budi Gunawan tidak sendirian.
Pada Senin (8/9/2025), Presiden Prabowo merombak total lima posisi menteri, yaitu Menteri Keuangan, Menko Polkam, Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, dan Menteri Koperasi.
Budi Gunawan sendiri merupakan sosok dengan karier panjang di pemerintahan.
Lahir di Solo pada 1959, ia memulai kariernya di kepolisian hingga mencapai puncak sebagai Wakapolri pada 2015.
Namanya semakin dikenal publik saat menjadi ajudan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Sebelum ditunjuk Prabowo sebagai Menko Polkam, Budi Gunawan menjabat sebagai Kepala BIN selama delapan tahun di era Presiden Joko Widodo (2016-2024).
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Reshuffle Kabinet: Prabowo Ingin Lepas dari Geng Solo dengan Ganti Pratikno?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Analisis Isu Penggantian Menlu Sugiono & Menko PMK Pratikno
Reshuffle Kabinet Jilid 5 Prabowo: Calon Wamenkeu Juda Agung hingga Rotasi Menlu
Kritik Ahli: Pembangunan Infrastruktur Jokowi Masif Tapi Tidak Merata, Ini Analisisnya