Amnesty Internasional Kritik Keras Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS
Keputusan Indonesia untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang digagas Amerika Serikat menuai kritik keras dari Amnesty Internasional. Organisasi hak asasi manusia global ini menilai langkah pemerintah berpotensi merusak tatanan hukum internasional dan mencederai komitmen Indonesia terhadap nilai-nilai universal HAM.
Pertanyaan atas Kepemimpinan Indonesia di Dewan HAM PBB
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menyoroti ketidakkonsistenan kebijakan luar negeri Indonesia. Kritik ini terutama menyoroti posisi Indonesia yang saat ini sedang memimpin Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa.
"Bagaimana Indonesia efektif memimpin Dewan HAM jika membebek ke Trump yang lagi menyerang sistem internasional PBB? Board of Peace itu bagian dari meningkatnya serangan Trump ke PBB, lembaga keadilan internasional dan norma-norma universal," tegas Usman Hamid dalam keterangan tertulisnya.
Disebut Sebagai Bentuk Standar Ganda dan Perusakan Sistem
Usman Hamid menegaskan bahwa keputusan ini merupakan tamparan bagi upaya puluhan tahun memperkuat sistem global melalui kepatuhan pada nilai-nilai universal. Alih-alih memperbaiki, Indonesia dinilai ikut serta dalam merusak sistem dan kesetaraan antarnegara yang dibangun susah payah pasca Perang Dunia II.
Artikel Terkait
Kisah Pilu Sudrajat: Rumah Ambrol & 3 Anak Putus Sekolah di Bogor, Begini Kondisinya
Kisah Sudrajat: Rumah Jebol & 3 Anak Putus Sekolah di Bogor, Ini Bantuan yang Diberikan
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM?
Oknum Polisi Tuding Penjual Es Gabus Pakai Spons, Propam Turun Periksa: Kronologi Lengkap