Pengaruh Jokowi dalam Pemerintahan Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi Indonesia
Analisis data berbasis Artificial Intelligence (AI) dari Democracy and Election Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia mengungkapkan bahwa pengaruh mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berpotensi memperburuk sistem demokrasi Indonesia di masa depan.
Penelitian yang dilakukan bekerja sama dengan Binokular Media Monitoring ini menganalisis sentimen publik dari pemberitaan di media siber, cetak, elektronik, serta percakapan di platform media sosial seperti X (Twitter), Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok.
10 Tokoh Paling Banyak Diberitakan
Direktur Eksekutif DEEP Indonesia, Neni Nur Hayati, menyatakan bahwa analisis tersebut mengidentifikasi 10 tokoh yang paling sering menjadi sorotan pemberitaan. Berikut daftarnya:
Artikel Terkait
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Analisis Isu Penggantian Menlu Sugiono & Menko PMK Pratikno
Reshuffle Kabinet Jilid 5 Prabowo: Calon Wamenkeu Juda Agung hingga Rotasi Menlu
Kritik Ahli: Pembangunan Infrastruktur Jokowi Masif Tapi Tidak Merata, Ini Analisisnya
Reshuffle Kabinet Prabowo: Juda Agung Calon Wamenkeu, Sugiono Digeser ke Menko PMK?