Prabowo Subianto Undang Dasco Ahmad ke Kediaman, Bahas Politik dan Hukum
PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto mengundang Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, untuk bertemu di kediaman pribadinya di kawasan Widya Chandra, Jakarta, pada Rabu, 29 Oktober 2025. Pertemuan ini mengundang perhatian publik dan menjadi bahan pembicaraan hangat.
Isi Pembahasan Pertemuan Prabowo dan Dasco
Melalui siaran pers yang dikeluarkan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, terungkap bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Dasco membahas situasi terkini di Indonesia. Topik utama yang dibicarakan meliputi perkembangan di badan legislatif DPR, situasi politik, hukum, keamanan nasional, serta progres beberapa program strategis pemerintah.
Keduanya juga dikabarkan bertukar pandangan mengenai arah pembangunan nasional. Teddy menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan wujud komitmen Presiden Prabowo dalam menjaga komunikasi yang baik dengan pimpinan lembaga negara.
Dasco Sebut Pertemuan Bersifat Rutin
Menanggapi undangan tersebut, Dasco menyatakan bahwa pertemuan dengan Prabowo merupakan agenda rutin. Ia menjelaskan bahwa momen tersebut digunakan untuk saling berbagi informasi dan membahas berbagai hal yang berkaitan dengan kepentingan publik dan kemaslahatan rakyat.
Sebelumnya, Dasco juga kerap diundang oleh Prabowo ke Istana Merdeka maupun kediaman pribadinya. Salah satunya adalah pertemuan pada Rabu, 10 September 2025, yang membahas perkembangan terkini di Indonesia serta program prioritas dan kebijakan pemerintah.
Pertemuan rutin ini menunjukkan intensitas komunikasi yang terjalin antara eksekutif dan legislatif, khususnya dalam menyelaraskan langkah untuk kepentingan nasional.
Artikel Terkait
Kepala Bakom Muhammad Qodari Serukan Gaya Komunikasi Pemerintah Lebih Agresif
Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet Kelima Kali, Pengamat: ‘I Tu Si’, Hanya Satu Wajah Baru
Gubernur Sumsel Buka Suara soal Pagu Rp3 Miliar Pakaian Dinas: Bukan Angka Final
Harta Kekayaan Hasan Nasbi Capai Rp40,43 Miliar, Didominasi Properti dan Kas