3. Tarif Listrik untuk Pelanggan Bersubsidi
Kabar baik juga berlaku untuk pelanggan penerima subsidi listrik. Tarif listrik untuk golongan pelanggan bersubsidi juga tidak akan berubah. Subsidi listrik tetap diberikan secara penuh kepada kelompok pelanggan sosial, rumah tangga miskin, industri kecil, serta pelanggan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
4. Sejarah Penyesuaian Tarif Listrik Terakhir
Kebijakan penyesuaian tarif listrik atau Tariff Adjustment terakhir kali diterapkan pada Triwulan III tahun 2022, yang menyasar pelanggan Rumah Tangga dengan daya 3.500 VA ke atas (golongan R2 dan R3) serta pelanggan Pemerintah (golongan P1, P2, dan P3). Sementara untuk golongan pelanggan lainnya, penyesuaian tarif terakhir dilakukan jauh sebelumnya, yaitu pada tahun 2020.
Komitmen Pemerintah di Balik Kebijakan Tarif Listrik Tetap
Meskipun tarif listrik tidak dinaikkan, komitmen Pemerintah dan PT PLN (Persero) dalam meningkatkan layanan kelistrikan nasional tetap berjalan. Fokus utama adalah pada peningkatan keandalan pasokan listrik, perluasan akses listrik ke daerah-daerah, dan mendorong transisi energi melalui penguatan infrastruktur serta peningkatan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional.
Dengan keputusan ini, masyarakat dapat bernapas lega dan merencanakan keuangan dengan lebih baik, karena tarif listrik hingga akhir tahun 2025 dipastikan aman dan tidak membebani.
Artikel Terkait
Kredit Perumahan Mandek, Menteri Keuangan Khawatirkan Daya Beli Masyarakat
Bursa Asia Anjlok: Penyebab, Dampak ke Indonesia, dan Prediksi ke Depan
Analisis IHSG Hari Ini: Proyeksi 8.150-8.350 Dipicu Data Ekonomi Q3 2025 & Rebalancing MSCI
Semangat Cokroaminoto & Program Koperasi Desa Merah Putih: Strategi Menkop Ferry Bangun Ekonomi Umat