Baca Juga: H Slamet Sulistiono, Mantan Penjual Es Wawan yang Kini Sukses Jadi Miliader, Ini Rahasianya
Dari data yang ada, untuk ekspor perikanan per provinsi periode Januari hingga Desember 2023, Provinsi Jawa Timur menduduki peringkat 1 dengan capaian sebesar 362.294 ton, disusul DKI Jakarta sebesar 207.703 ton, Sulawesi Selatan 163.505 ton, Jawa Barat 78.342 ton dan Sumatera Utara sebesar 73.077 ton.
Atas pencapaian itu, Gubernur Khofifah mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah berperan aktif sehingga produksi perikanan Jawa Timur terus mengalami kemajuan dan peningkatan.
Tak terkecuali para nelayan dan petani tambak, serta Kelompok Tani Nelayan Andalan yang menjadi garda terdepan penguatan komoditas pangan sektor perikanan.
Baca Juga: SMKN 2 Jember Berhasil Kumpulkan 36 Kantong Darah, Dalam Aksi Kemanusiaan Donor Darah
"Nelayan tidak hanya memberi kontribusi terhadap PDRB dan PDB. Bagaimana nelayan membangun kekuatan untuk bisa menyiapkan logistik dan terutama ketahanan pangan,” tutur Khofifah.
“Namun yang tadi saya sampaikan bahwa nelayan telah melakukan ikhtiar untuk memainkan fungsi sebagai pemersatu Negeri Bahari, Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegasnya, Rabu (3/1/2024).
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: lamongan.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Kredit Perumahan Mandek, Menteri Keuangan Khawatirkan Daya Beli Masyarakat
Bursa Asia Anjlok: Penyebab, Dampak ke Indonesia, dan Prediksi ke Depan
Analisis IHSG Hari Ini: Proyeksi 8.150-8.350 Dipicu Data Ekonomi Q3 2025 & Rebalancing MSCI
Semangat Cokroaminoto & Program Koperasi Desa Merah Putih: Strategi Menkop Ferry Bangun Ekonomi Umat