PARADAPOS.COM - Polisi sita sejumlah asetbergerak dan tidak bergerak Direktur Persiba Balikpapan, Catur Adi pasca penetapan tersangka kasus penyalahgunaan narkoba.
Hal itu diungkap langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Mukti Juharsa kepada wartawan, Jumat (14/3/2025).
"Disita 1 unit mobil Ford Mustang, 1 unit mobil Toyota Alphard, 1 unit mobil sedan Lexus, 1 unit mobil Honda Civic, 1 unit mobil Honda Freed, 1 unit sepeda motor Royal Alloy, 14 sertifikat tanah, dan bangunan," tuturnya.
Adapun bangunan yang disita merupakan bangunan Resto Raja Lalapan sebanyak dua cabang, yang berada di Jalan MT Haryono dan Jalan Rampak, Balikpapan.
Selain itu, bangunan dalam bentuk rumah indekos di Jalan Ahmad Yani Gang Masyarakat, Samarinda.
Catur Adi juga tercatat sebagai salah satu pemagang saham di PT Malang Indah Perkasa.
"Di mana pada praktiknya melaksanakan pekerjaan Wakil Direktur, Direkturnya H Dimas atau M Kamedi," tambahnya.
Perputaran uang Catur Adi mencapai Rp241 miliar dalam dua tahun. Hal itu diketahui penyidik dari sejumlah rekening milik Catur dan anakn buahnya.
"Rekening CAP dan beberapa rekening atas nama orang lain yang dikuasai CAP telah diblokir dan disita. Perputaran uang dalam 2 tahun terakhir pada rekening itu Rp241 miliar," bebernya.
Sebelumnya, Direktur Persiba Balikpapan, Catur Adi ditangkap jajaran Bareskrim Polri terkait kasus penyalahgunaan narkotika.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Tangkap Roy Suryo dan Dokter Tifa atas Dugaan Sebar Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi
Kejagung Didorong Bongkar Jaringan di Balik Kasus Korupsi MBG hingga ke Pemilik Manfaat
Kejagung Segel 17.600 Motor Listrik Pengadaan Bermasalah di Badan Gizi Nasional
Mahfud MD Dukung Hukuman Mati untuk Koruptor, Soroti Kasus Dadan Hindayana