PARADAPOS.COM - Bareskrim menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan ijazah Jokowi identik bahkan menyebutkan kata asli, di mana Rismon Sianipar sebut identik bukan otentik.
Dua kata identik dan otentik merupakan hal yang berbeda, di mana identik adalah sama dan tidak ada perbedaan apapun dengan pembandingnya, sedangkan otentik merupakan asli dan dapat terpercaya.
Dalam penyataanya Rismon menyampaikan bahwa dalam penjelasan Bareskrim tidak menerangkan secara detil barang sebagai pembanding dalam penyelidikan keaslian ijazah Joko Widodo.
Rismon menyampaikan bahwa terdapat sebuah pertanyaan apakah objek sebagai refrensi yang membuat ijazah UGM Jokowi tersebut menjadi identik adalah ijazah yang otentik atau asli.
“Tidak disebutkan juga ijazah-ijazah siapa saja yang menjadi pembandingnya dan seharusnya ijazah pembanding diambil secara random dari mahasiswa lulusan kehutanan di tahun yang sama,” tegas Rismon.
Rismon menyebutkan bahwa apa yang disampaikan oleh Bareskrim tidak bernilai dan apa yang kita tunggu-tunggu sebuah kajuan ilmiah tidak disampaikan oleh Bareskrim.
Dalam kesmpatan di poscast Refly Harun, Rismon menyampaikan apa yang disampaikan oleh Bareskrim adalah identik bukan tentang otentiknya ijazah Jokowi.
“Adapun yang kita inginkan adalah uji otentikasi atau keaslian ijazah serta dapat diketahui usia kertas hingga tahun serta jenis tinta,” terangnya.
“Ujinya identik namun yang disampaikan otentik, bahkan mereka menyebutkan keaslian,” paparnya.
“Ini tidak menguji apapun dan ini tidaklah pas untuk menunjukan ijazahnya asli,” tambah Rismon.
Sumber: disway
Artikel Terkait
PMBGN Somai Kepala BGN Terkait Surat Edaran yang Dinilai Langgar Ribuan Kontrak Program Makan Bergizi Gratis
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya
Kejaksaan Agung Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik S Deyang Terkait Dugaan Korupsi Makan Bergizi Gratis
Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Beralih ke Kejaksaan Usai Dilimpahkan Polda Metro Jaya