Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Pertahanan Venezuela, Trump Ungkap Fakta

- Selasa, 27 Januari 2026 | 04:25 WIB
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Pertahanan Venezuela, Trump Ungkap Fakta
Discombobulator: Senjata Rahasia AS yang Lumpuhkan Alat Tempur Venezuela - Fakta dan Pernyataan Trump

Discombobulator: Senjata Rahasia AS yang Lumpuhkan Alat Tempur Venezuela Saat Operasi Penculikan Maduro

Ilustrasi terkait senjata rahasia yang diungkap Donald Trump.

Presiden Donald Trump mengungkap bahwa Amerika Serikat menggunakan senjata rahasia bernama "The Discombobulator" untuk melumpuhkan peralatan tempur Venezuela selama operasi penculikan Presiden Nicolas Maduro di Caracas pada 3 Januari lalu.

Dalam wawancara eksklusif dengan The New York Post, Trump juga memperbarui ancamannya untuk melancarkan serangan militer darat terhadap jaringan kartel narkoba, termasuk yang beroperasi di Meksiko.

Pengakuan Trump tentang Senjata Misterius "Discombobulator"

Trump mengonfirmasi keberadaan senjata canggih yang selama ini disebut media sebagai senjata "energi berdenyut" atau senjata sonik. "The Discombobulator. Saya tidak diizinkan untuk membicarakannya," ujar Trump mengenai senjata misterius tersebut.

Dia menegaskan bahwa senjata itulah yang membuat sistem pertahanan Venezuela, termasuk roket buatan Rusia dan China, sama sekali tidak berfungsi. "Mereka tidak pernah meluncurkan roket mereka. Mereka sudah siap untuk kami," papar Trump.

Ekspansi Ancaman Serangan ke Kartel Narkoba

Trump mengindikasikan bahwa AS akan melanjutkan dan memperluas kampanye militernya untuk menargetkan kartel narkoba. "Kami tahu rute mereka. Kami tahu segalanya tentang mereka. Kami akan menyerang kartel-kartel itu," tegasnya.

Ketika ditanya apakah serangan bisa terjadi di Meksiko atau Amerika Tengah, Trump menjawab, "Bisa di mana saja." Pernyataan ini mengikuti serangan AS terhadap kapal pedagang narkoba di Pasifik Timur baru-baru ini.

Penyitaan Aset Minyak Venezuela dan Isu Nobel Perdamaian

Dalam wawancara yang sama, Trump mengaku AS telah memindahkan minyak dari tujuh kapal tanker Venezuela yang disita, namun menolak mengungkap lokasinya. Dia juga menyebutkan tentang Hadiah Nobel Perdamaian milik pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, yang masih bersandar di Oval Office.

Kesepakatan Keamanan Arktik dengan NATO

Trump juga membahas kerangka kesepakatan keamanan Arktik dengan Sekjen NATO Mark Rutte, yang diklaimnya akan memberikan kepemilikan tanah pangkalan AS. "Kami akan mendapatkan semua yang kami inginkan," kata Trump. Meski demikian, detail kesepakatan ini masih belum jelas dan ditanggapi beragam oleh sekutu NATO.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar