PARADAPOS.COM - Mantan anggota MPR, Muhammad Said Didu mengungkap bahwa upaya pemakzulan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka hanya dapat terwujud jika tiga tokoh besar bersatu.
Adapun ketiga tokoh tersebut yaitu Presiden RI, Prabowo Subianto, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, dan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Pernyataan ini disampaikan Said Didu saat konferensi pers pernyataan sikap Forum Purnawirawan TNI atas sikap acuh parlemen terhadap usulan pemakzulan Gibran Rakabuming Raka di Hotel Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (2/7/2025).
Menurut Said, sebagai wakil presiden, Gibran memiliki tiga cacat utama, yakni moral, legal, dan kompetensi.
"Ini yang disuarakan, tapi politisi menjadikan usulan pemakzulan ini sebagai dendam dan permainan poco-poco. Jika Prabowo, Megawati, dan SBY menyadari negara sedang terancam, saya yakin pemakzulan ini akan jalan," tegas Said Didu.
Ia menyinggung lambannya proses di DPR, seperti surat pemakzulan yang 'belum sampai ke meja' yang ia anggap sebagai bentuk pengabaian terhadap rakyat.
Sebagai mantan anggota MPR, said menegaskan bahwa dirinya paham betul perihal prosedur penerimaan surat menyurat.
"Jangan anggap kami bodoh semua. Saya terima surat biasa 1.500 sehari, langsung disampaikan. Mbak Puan dan lain-lain, jangan anggap kami bodoh," ujarnya.
Ia berharap nasionalisme Prabowo, konsistensi Megawati dalam mempertahankan konstitusi, serta semangat Sapta Marga SBY dapat bangkit untuk mendukung pemakzulan.
"Kalau ketiganya masih bermain poco-poco, ya apa boleh buat," katanya.
Artikel Terkait
Analisis Lengkap: Mengapa KPK Pilih Pasal Perkaya Diri untuk Kasus Gus Yaqut, Bukan Suap?
KPK Tetapkan Yaqut & Gus Alex Tersangka Korupsi Haji: Kerugian Negara Capai Rp1 Triliun
Anhar Gonggong Kritik Korupsi Kuota Haji: Degradasi Moral Pejabat Kemenag
Profil Ishfah Abidal Aziz (Gus Alex): Stafsus Menag hingga Tersangka Korupsi Kuota Haji Kemenag