Klaim Trump dan Kondisi Maduro
Presiden AS kala itu, Donald Trump, sebelumnya mengklaim bahwa Venezuela kini berada di bawah kendali Amerika Serikat dan menyatakan keinginannya untuk mengunjungi negara itu di masa depan. Sementara itu, dari pihak keluarga Maduro, putranya, Nicolás Maduro Guerra, menyatakan melalui video bahwa ayahnya dalam kondisi baik meski ditahan. "Kami baik-baik saja. Kami adalah pejuang," ujarnya.
Bantahan Pemerintah Venezuela
Kementerian Luar Negeri Venezuela membantah keras peringatan yang dikeluarkan oleh AS. Pemerintah Venezuela menyebut laporan tersebut sebagai berita palsu yang bertujuan menciptakan ketakutan dan persepsi risiko yang tidak berdasar. Mereka menegaskan bahwa situasi keamanan dalam negeri tetap kondusif dan terkendali.
Apa yang Harus Diketahui Warga AS?
Dengan dibukanya kembali beberapa rute penerbangan internasional dari Venezuela, Departemen Luar Negeri AS mendesak warganya yang masih berada di sana untuk memanfaatkan kesempatan ini dan segera keluar dari negara tersebut. Imbauan ini menekankan pada tingginya risiko keamanan yang tidak dapat diprediksi.
Artikel Terkait
AS Desak Warga Negara Segera Tinggalkan Venezuela: Peringatan Level 4 & Ancaman Milisi Colectivos
Latihan Militer China, Rusia, Iran di Afrika Selatan: Tujuan & Dampak Geopolitik
Donald Trump Klaim Tak Perlu Hukum Internasional, Hanya Ikuti Moralitas Pribadi
Larangan Drama CEO Kaya & Si Miskin di China: Alasan NRTA & Dampak ke Industri