Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengonfirmasi bahwa memar itu akibat tangan Trump terbentur sudut meja penandatanganan. Sementara itu, empat dokter yang diwawancarai Reuters sepakat bahwa konsumsi aspirin kemungkinan besar berkontribusi pada memar yang terlihat jelas tersebut.
Aspirin dikenal sebagai obat antiplatelet yang mencegah penggumpalan darah, namun efek sampingnya dapat membuat pembuluh darah lebih mudah rapuh dan menyebabkan memar.
Riwayat Kesehatan dan Konteks Politik
Ini bukan pertama kalinya tangan Trump terlihat memar. Sebelumnya, pada musim panas, timnya menyebutkan memar disebabkan oleh aktivitas bersalaman yang intens.
Trump, sebagai salah satu figur presiden tertua dalam sejarah AS, kerap menjadi sorotan terkait kebugarannya. Isu kesehatan para pemimpin senior kembali mengemuka, terutama setelah Presiden Joe Biden, yang lebih tua, memutuskan untuk tidak mencalonkan diri kembali pada 2024.
Artikel Terkait
10 Negara Teraman Saat Perang Dunia 3: Daftar Lengkap & Tips Bertahan Hidup
Strategi Gerilya Kanada Hadapi Invasi AS: Rencana Pertahanan Rahasia Terungkap
Bumi Kehilangan Gravitasi 7 Detik 12 Agustus 2026? Ini Fakta Sains dan Penjelasan Hoaks
Dewan Perang Eropa: Klaim Viktor Orban & Ancaman Perang Dunia III yang Dibantah Uni Eropa