Tower Seluler Ambruk di Surabaya: Timpa Mobil Parkir di Sekolah Perhotelan Joyoboyo

- Jumat, 23 Januari 2026 | 12:50 WIB
Tower Seluler Ambruk di Surabaya: Timpa Mobil Parkir di Sekolah Perhotelan Joyoboyo
Tower Seluler Ambruk di Atap Sekolah Perhotelan Surabaya, Timpa Mobil Parkir

Tower Seluler 15 Meter Ambruk di Atap Sekolah Perhotelan Surabaya

PARADAPOS.COM - Sebuah tower provider seluler setinggi sekitar 15 meter yang berada di atap gedung sekolah perhotelan di kawasan Jalan Joyoboyo, Wonokromo, Surabaya, ambruk pada Jumat (23/1/2026). Tiang tersebut menimpa mobil yang sedang diparkir di area sekolah.

Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB, tiang berwarna abu-abu itu ambruk ke arah selatan, tepat di depan gedung utama sekolah. Kejatuhan tower tidak sampai merobohkan struktur hingga ke tanah, namun besi pangkal tiang tampak menggantung menjorok ke bawah.

Ujung tower yang dilengkapi perangkat elektronik berbentuk kotak warna putih berhasil merobek atap kanopi parkiran sebelum akhirnya menghantam atap kabin sebuah mobil SUV milik sekolah. Kejadian ini langsung menarik perhatian petugas keamanan.

Petugas Gabungan Bergerak Cepat Amankan Lokasi

Belasan personel gabungan dari BPBD dan Kepolisian segera tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan. Petugas BPBD memasang garis polisi untuk mensterilkan area sekitar bangunan yang ambruk. Sementara itu, petugas kepolisian mengatur arus lalu lintas di Jalan Joyoboyo agar tetap lancar selama proses evakuasi dan pengamanan berlangsung.

Kronologi Insiden dan Evakuasi

Pengelola sekolah perhotelan, Vitara Yudha (53), menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, bertepatan dengan waktu pelaksanaan ibadah Salat Jumat. Menurut kesaksian sejumlah staf dan siswa yang berada di dalam gedung, tower tersebut ambruk secara perlahan, bukan jatuh secara tiba-tiba.

"Ya ambruknya perlahan tadi," ujar Vitara saat ditemui di lokasi kejadian. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.

Sebagai langkah antisipasi, seluruh siswa dan staf pengajar telah dievakuasi dan diminta keluar dari bangunan sekolah setinggi lima lantai tersebut. "Sudah kita evakuasi siswa bahkan staf-staf kita juga. Jadi untuk sementara hari ini kita tutup lebih cepat," pungkas Vitara.

Pihak berwajib masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya tower seluler tersebut.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar