Serangan Drone Iran Rusak Bandara Dubai, Kawasan Siaga Tinggi

- Minggu, 01 Maret 2026 | 04:00 WIB
Serangan Drone Iran Rusak Bandara Dubai, Kawasan Siaga Tinggi

PARADAPOS.COM - Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab, mengalami insiden keamanan setelah menjadi sasaran serangan drone yang diluncurkan oleh Iran. Serangan yang terjadi pada Sabtu (20/4/2024) ini menyebabkan kerusakan fasilitas, kepanikan di antara calon penumpang, dan melukai setidaknya empat orang. Kejadian ini merupakan bagian dari gelombang serangan balasan Iran yang juga menyasar pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain dan lokasi lain di kawasan Timur Tengah, memicu respons darurat dari beberapa negara.

Kepanikan dan Kerusakan di Bandara Dubai

Video dan foto yang beredar luas di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun @clashreport, menggambarkan suasana mencekam di Bandara Internasional Dubai pasca-serangan. Rekaman tersebut menunjukkan sejumlah area terminal yang rusak parah, dengan pecahan kaca dan puing berserakan. Banyak calon penumpang terlihat dalam keadaan panik, berlarian mencari perlindungan. Tim tanggap darurat bandara dengan sigap dikerahkan untuk menangani situasi dan berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat.

Jaringan berita Al Jazeera melaporkan bahwa insiden ini mengakibatkan korban luka. "Empat orang terluka dalam serangan drone Iran ini," jelas laporan tersebut, merujuk pada informasi yang berkembang. Kantor media Bandara Dubai belum memberikan pernyataan rinci lebih lanjut mengenai kondisi korban maupun perbaikan fasilitas.

Gelombang Serangan Meluas ke Kawasan

Serangan di Dubai bukanlah satu-satunya insiden. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) disebutkan telah melancarkan serangan pembalasan yang lebih luas, tidak hanya ke Israel tetapi juga ke aset-aset militer Amerika Serikat di kawasan. Salah satu target utama adalah markas besar Armada ke-5 Angkatan Laut AS yang berada di Bahrain.

Pemerintah Bahrain telah mengonfirmasi insiden tersebut. "Markas besar Armada ke-5 Angkatan Laut AS menjadi sasaran serangan rudal Iran," ungkap pernyataan resmi mereka. Sebelumnya, ledakan keras telah dilaporkan terdengar di wilayah kerajaan tersebut, mendorong Kementerian Dalam Negeri Bahrain untuk mengeluarkan peringatan darurat dan mendesak warga segera menuju lokasi aman terdekat.

Negara-Negara Tetangga Siaga Tinggi

Gelombang serangan ini memicu kewaspadaan tinggi di seluruh semenanjung Arab. Di Qatar, pemerintah mengirimkan peringatan langsung ke ponsel warga. Peringatan itu merekomendasikan agar publik tidak keluar rumah dan tetap berada di tempat yang terlindungi, sambil menjauhi kawasan pangkalan militer.

Kementerian Pertahanan Qatar juga menyatakan bahwa satu rudal Iran berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Patriot mereka. Sementara itu, laporan mengenai ledakan keras juga datang dari ibu kota Uni Emirat Arab, Abu Dhabi, meski target dan dampak pastinya masih dalam penyelidikan. Di Kuwait, sirene peringatan serangan udara berbunyi di berbagai penjuru negara, menandakan tingkat siaga yang maksimal meski tidak ada laporan serangan langsung.

Serangkaian insiden ini memperlihatkan eskalasi ketegangan yang cepat di kawasan, dengan dampak langsung terhadap keamanan sipil dan operasional transportasi internasional. Pihak berwenang di masing-masing negara masih terus melakukan assesmen menyeluruh terhadap situasi yang berkembang.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar