Diketahui bahwa Sputnik merupakan kantor berita milik Rusia yang menjadi bagian dari agensi berita Rusia, yaitu Rossiya Segodnya.
Dalam tulisan analisis itu, Sputnik menuding Soros melalui Open Society Foundations (OSF) bersama National Endowment for Democracy (NED) sebagai pihak yang aktif mendanai serta mengorganisasi berbagai kelompok dan media di Indonesia sejak 1990-an.
Disebutkan Sputnik mewawancarai seorang bernama Angelo Giuliano yang disebut sebagai analis geopolitik.
Kepada Sputnik, Guiliano juga menyinggung soal simbol bendera One Piece.
Sputnik kemudian menulis beberapa analisis berdasarkan apa yang disampaikan Guiliano, yaitu kemungkinan NED yang mendanai.
Selain itu, dia menyebutkan George Soros yang bisa jadi ikut berkontribusi.
Guiliano pun mempertanyakan tentang agenda tersembunyi yang patut diselidiki.
"Hal ini berkaitan dengan fokus Indo-Pasifik baru-baru ini di tengah ketegangan seperti konflik Kamboja-Thailand, yang mengisyaratkan motif geopolitik," kata Giuliano pada Sputnik.
Sumber: Detik
Artikel Terkait
Latihan Militer Iran di Selat Hormuz: Respons Ancaman AS & Analisis Dampaknya
AS & Israel Waspada Serangan Iran: Analisis Terkini Ketegangan Militer 2024
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Pertahanan Venezuela, Trump Ungkap Fakta
USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran: AS Kerahkan Pesawat Tempur & UEA Tolak Jadi Pangkalan