Pembaruan Tiket AFCON 2025: Kemudahan bagi Suporter Mesir, Tunisia, Afrika Selatan, dan Zambia
Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) secara resmi mengumumkan perubahan penting dalam sistem penjualan tiket untuk Piala Afrika (AFCON) Morocco 2025. Mekanisme terbaru ini mulai berlaku pada 28 Oktober 2025 pukul 12.30 waktu setempat.
Kemudahan bagi Suporter Empat Negara
Panitia Penyelenggara AFCON 2025 menyatakan bahwa warga dari empat negara - Mesir, Tunisia, Afrika Selatan, dan Zambia - yang belum memiliki paspor biometrik kini dapat menggunakan opsi entri data manual melalui aplikasi YALLA. Inisiatif ini bertujuan mempermudah proses mendapatkan Fan ID serta eVisa atau AEVM (Electronic Travel Authorization to Morocco).
Syarat Wajib Sebelum Pembelian Tiket
Fan ID dan eVisa menjadi persyaratan wajib sebelum melakukan pembelian tiket pertandingan melalui platform resmi CAF. Langkah ini memungkinkan suporter dari keempat negara tersebut memperoleh dokumen perjalanan dengan lebih mudah, sehingga dapat mengakses tiket pertandingan secara lancar.
Mekanisme Pembelian Tiket yang Sah
CAF menegaskan bahwa setiap Fan ID hanya berlaku untuk satu tiket per pertandingan. Seluruh pembelian tiket harus dilakukan secara eksklusif melalui situs resmi CAF di https://tickets.cafonline.com. Sementara itu, Fan ID hanya dapat diperoleh melalui situs resmi Yalla Morocco di https://www.yallamorocco.ma.
Peringatan Anti Penipuan
Panitia penyelenggara mengingatkan bahwa setiap platform atau aplikasi lain yang mengklaim menjual tiket pertandingan adalah tidak sah dan bersifat penipuan. Publik diimbau untuk tidak menggunakan platform selain yang telah ditentukan dalam kondisi apa pun.
Layanan Dukungan 24 Jam
Untuk memfasilitasi para pemohon, CAF menyediakan layanan pelanggan 24 jam dalam tiga bahasa - Arab, Inggris, dan Prancis - melalui nomor telepon 212 5 30 30 20 30 dan email [email protected]. Tim khusus akan membantu menjawab pertanyaan dan memberikan panduan teknis bagi penggemar yang mengalami kendala.
Artikel Terkait
Spekulasi Muncul Usai Pidato Netanyahu Tampilkan Anomali Visual Diduga Buatan AI
Video Netanyahu Dituding Deepfake, Muncul Kejanggalan Jari dan Hidung
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak Barat, Enam Awak Tewas
Konflik Iran-Israel Masuki Minggu Kedua, Korban Luka Israel Capai Hampir 3.000 Jiwa