Museum As Safiyah di Madinah Jadi Magnet Edukasi Sejarah Islam bagi Jemaah Haji Indonesia

- Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:50 WIB
Museum As Safiyah di Madinah Jadi Magnet Edukasi Sejarah Islam bagi Jemaah Haji Indonesia
PARADAPOS.COM - Museum As Safiyah, yang terletak tepat di depan kawasan Masjid Nabawi, Madinah, telah menjadi magnet bagi jemaah haji Indonesia yang ingin memperdalam pengetahuan religi. Melalui perpaduan teknologi interaktif dan replika berukuran asli, museum ini menawarkan pengalaman visual tentang kehidupan Nabi Muhammad SAW serta peradaban Islam di masa awal. Rombongan jemaah asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, misalnya, terlihat memanfaatkan waktu luang sebelum salat untuk menyusuri lorong-lorong museum dan menambah wawasan keislaman.

Menyelami Sejarah Melalui Teknologi dan Replika

Di dalam museum, pengunjung diajak menelusuri perjalanan hidup Rasulullah melalui sajian audio visual, diorama, dan replika yang dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Suasana hening dan penuh kekhusyukan terasa ketika jemaah melihat gambaran rumah Rasulullah, mimbar Masjid Nabawi, hingga replika makam Nabi Muhammad bersama dua sahabatnya, Abu Bakar As-Shiddiq dan Umar bin Khattab, yang berada di kawasan Raudah. "Kunjungan ini memberikan gambaran yang lebih nyata tentang kehidupan Nabi yang selama ini hanya kami pelajari dari buku dan ceramah," ujar salah satu anggota rombongan asal Bantul, dengan mata berbinar.

Lebih dari Sekadar Pameran

Tak hanya menyajikan biografi Nabi, museum ini juga memamerkan sejarah perkembangan Kota Madinah, silsilah nabi, serta berbagai informasi tentang kehidupan masyarakat muslim pada masa kenabian. Penyajian yang modern dan interaktif membuat materi sejarah yang kompleks menjadi lebih mudah dicerna, baik oleh pengunjung dewasa maupun anak-anak. Bagi banyak jemaah, pengalaman ini menjadi jembatan emosional yang menghubungkan mereka dengan masa lalu.

Akses dan Tiket Masuk

Untuk menikmati seluruh fasilitas edukasi yang ditawarkan, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar 40 riyal per orang. Namun, bagi rombongan yang terdiri dari minimal 15 jemaah, tersedia tarif khusus yang lebih ringan, yaitu 15 riyal atau sekitar Rp60 ribu per orang. Kebijakan ini tampaknya sengaja dirancang untuk mendorong kunjungan kelompok. Kehadiran Museum As Safiyah telah menjadi salah satu destinasi edukasi religi yang paling diminati jemaah haji Indonesia selama berada di Madinah. Selain menunaikan ibadah di Masjid Nabawi, jemaah kini memiliki kesempatan untuk menelusuri jejak sejarah dan meneladani perjuangan Rasulullah SAW secara lebih dekat dan visual.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler