PARADAPOS.COM - Uffri Datun Nitami kembali mengungkap fakta mengejutkan di tengah konflik rumah tangganya dengan Evan Marvino. Dalam pernyataan terbarunya, ia mengaku sempat tertular penyakit menular seksual (PMS) dari suaminya pada tahun 2022, tepat saat usia kehamilan pertamanya memasuki bulan kesembilan. Selain itu, Uffri juga membongkar kebiasaan Evan yang kerap berhubungan dengan perempuan lain serta tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya selama lima tahun pernikahan.
Pengakuan di Media Sosial
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Uffri menceritakan secara gamblang apa yang ia alami selama berumah tangga. Ia menyebut bahwa Evan memiliki kebiasaan "jajan" di luar, baik dengan perempuan malam di klub maupun tempat karaoke, hingga hubungan personal lainnya.
"Selama 5 tahun pernikahan, saya sudah kenyang diselingkuhi, suka mabuk2an, pengkhianatan dan berzina dengan bbrp perempuan malam di club dan ditempat karaoke atau bahkan personal. Bahkan saya sempat terkena penyakit menular seksual (HPV) darinya pada tahun 2022 yg dimana saya lagi hamil 9 bulan," tulis Uffri dalam unggahannya.
Penyakit itu, menurutnya, harus ia idap di saat yang paling rentan. Di usia kehamilan yang hampir mencapai waktu persalinan, Uffri harus menjalani pengobatan dan menghadapi risiko kesehatan yang tidak sedikit.
KDRT yang Tak Terhindarkan
Tak hanya perselingkuhan dan penyakit, Uffri juga mengungkap bahwa ia kerap menjadi korban kekerasan fisik. Dalam unggahan lainnya, ibu dua anak itu menceritakan bagaimana Evan melemparnya dengan kursi dan kipas angin. Akibatnya, tubuhnya mengalami lebam di beberapa bagian.
Pemicu kemarahan Evan, menurut Uffri, adalah soal nafkah. Selama lima tahun menikah, ia mengaku jarang mendapatkan haknya sebagai istri. Baru beberapa bulan belakangan ini ia mulai menerima nafkah bulanan, itupun setelah berkali-kali menagih.
"Kenapa dia marah segitu hebatnya, karna bbrp hari terakhir ini saya meminta hak saya (nafkah istri berupa uang bulanan untuk kebutuhan pribadi saya) yg tak kunjung diberikan. Kalo boleh jujur ini nafkah yg baru saya terima bbrp bulan belakangan ini, setelah 5th pernikahan kita saya tidak pernah mendapatkan hak saya sendiri (Nafkah istri). Dengan alih2 'Kamu kan punya uang sendiri'," tulisnya.
Prioritas yang Salah
Dalam pernyataannya, Uffri menyayangkan sikap Evan yang lebih mengutamakan kebutuhan keluarganya di Tegal dibandingkan istri dan anak-anaknya sendiri. Padahal, menurut Uffri, kewajiban suami adalah memprioritaskan istri dan anak terlebih dahulu.
Ia mengaku lelah karena setiap bulan harus menagih nafkah yang seharusnya menjadi haknya. Perasaan lelah itu, ditambah dengan pengkhianatan dan kekerasan yang diterimanya, membuatnya akhirnya memutuskan untuk membuka semuanya ke publik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Evan Marvino terkait berbagai tuduhan yang dilontarkan oleh Uffri. Warganet pun ramai memberikan dukungan kepada Uffri, berharap ia mendapatkan keadilan dan perlindungan hukum yang layak.
Editor: Andri Setiawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Lonjakan Harga Pangan di Jakarta dan Surabaya Mulai Gerus Daya Beli Masyarakat
Clara Shinta dan Alexander Assad Resmi Damai, Cabut Gugatan Cerai di Pengadilan Agama
BPBD Lebak Catat 90 Desa di 23 Kecamatan Masuk Zona Rawan Krisis Air Bersih
KKP dan DANA Bersihkan Pantai Petitenget, Perkuat Ekonomi Biru Lewat Aksi Kolektif Tangani Sampah Laut