Bahkan, Sigit mengaku siap dipecat dari jabatannya sebagai Kapolri daripada harus menjadi Menteri Kepolisian atau berada di bawah Mendagri. Ia dengan tegas menyatakan pilihannya.
“Kalaupun saya diminta untuk menjadi menteri kepolisian, lebih baik saya jadi petani,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menegaskan jika dihadapkan pada pilihan Polri di bawah kementerian, maka dirinya siap menanggung konsekuensi pencopotan jabatan. "Saya pilih jabatan Kapolri saja yang dicopot," tandasnya.
Dukungan dari Komisi III DPR
Sikap tegas Kapolri ini langsung mendapatkan respons positif dari para peserta rapat. Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, memberikan pujian dengan bersorak "Menyala Kapolri, menyala," disambut tepuk tangan dari yang hadir.
Dukungan juga datang dari anggota Komisi III lainnya, Rikwanto, yang merupakan purnawirawan Irjen Pol. Ia memastikan bahwa Partai Golkar mendukung Polri untuk tetap berdiri independen.
Rikwanto berharap Polri terus memperkuat diri dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa institusi tersebut bisa berdiri sendiri dan tidak bisa dilemahkan.
Artikel Terkait
Kapolri Tantang Dicopot, DPR RI Tolak Penggabungan Polri ke Kemendagri
Longsor Cisarua Bandung: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Hogi Minaya: Kronologi Lengkap Kasus Pengejaran Penjambret yang Bikin Kapolresta Sleman Dipanggil DPR
Suami Jadi Tersangka Usai Lawan Jambret di Yogyakarta: Kompolnas Soroti Ancaman bagi Masyarakat