Video pertemuan ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @lambe_anies pada Minggu (1/2/2026). Dalam video tersebut, Anies Baswedan terlihat mengajak foto bersama tiga orang yang kemudian mengaku bertugas dari Korem dan Kodim Karanganyar.
Anies dalam video mengatakan, "Ayo foto bareng-bareng daripada sembunyi-sembunyi toh, kita enakan foto bareng, mas," sambil menitipkan salam untuk komandan mereka. Juru Bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, telah membenarkan kejadian tersebut.
Kunjungan Anies ke Karanganyar saat itu dalam rangka meresmikan Jembatan Titian Persatuan yang menghubungkan Desa Sambirejo, Kecamatan Jumantono dan Kampung Klotok, Kelurahan Bolong.
Latar Belakang Kunjungan Anies Baswedan ke Karanganyar
Anies Baswedan hadir di Karanganyar untuk meresmikan jembatan gantung pengganti jembatan bambu yang telah puluhan tahun digunakan. Pembangunan jembatan ini dilakukan secara gotong royong melalui pendanaan crowdfunding dari lebih 20 ribu donatur.
"Dengan adanya jembatan ini, diharapkan dapat meningkatkan interaksi ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan antar dua desa," ujar Anies usai peresmian. Kehadiran jembatan baru ini disambut gembira oleh warga setempat yang kini dapat melintas dengan lebih aman dan tenang.
Dengan klarifikasi resmi dari TNI ini, polemik terkait dugaan pengawasan intelijen terhadap Anies Baswedan di Karanganyar dinyatakan telah terjawab. Pihak TNI menegaskan bahwa mantan capres 2024 tersebut adalah masyarakat biasa dan pertemuan di warung soto murni sebuah kebetulan.
Artikel Terkait
Liu Xiaodong, Otak Pencurian Emas 774 Kg di Ketapang, Resmi Dilimpahkan ke Kejaksaan
Surat Anak SD Bunuh Diri di NTT: Analisis Dampak Kemiskinan dan Tanggung Jawab Negara
Ancaman Militer AS ke Iran: Analisis Dampak Hegemoni & Solusi Diplomasi Global
Izin SMA Siger Bandar Lampung Ditolak Disdikbud, Siswa Harus Pindah Sekolah